Duta Koperasi Jatim 2026 Libatkan Generasi Z Cetak Penggerak UMKM di Era Digitalisasi
Dyan Rekohadi May 31, 2026 02:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Ajang Duta Koperasi Jawa Timur 2026 hadir dengan konsep berbeda dibandingkan gelaran duta daerah pada umumnya.

Tak sekadar menampilkan kecantikan, bakat seni atau parade busana, ajang ini berfokus mencari generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan bagi perkembangan koperasi dan UMKM di Jawa Timur.

Puluhan peserta yang mayoritas merupakan siswa SMA dan mahasiswa mengikuti tahapan seleksi menuju 10 besar grand finalis Duta Koperasi Jawa Timur di kampus Universitas PGRI Kanjuruhan (Unikama) Malang, Minggu (17/5/2026).

Melalui serangkaian tes dan wawancara, para peserta diuji tidak hanya dari sisi kemampuan komunikasi, tetapi juga pemahaman mereka terhadap dunia koperasi dan pengembangan UMKM.

Baca juga: Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Singgung Hari Lahir Kakeknya

 

Misi Besar Kenalkan Koperasi kepada Generasi Muda

Pimpinan sekaligus penyelenggara Duta Koperasi Jawa Timur, Yoga Pratama, mengatakan ajang yang berafiliasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur serta Inspektorat Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut membawa misi besar untuk mengenalkan koperasi kepada generasi muda.

“Kami ingin generasi muda hari ini lebih aware terhadap dunia koperasi dan UMKM. Tidak hanya menyoal kecantikan dan budaya saja,” kata Yoga Pratama dalam keterangan yang diterima Tribun Jatim, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, paradigma koperasi saat ini telah berkembang dan tidak lagi identik dengan aktivitas simpan pinjam semata.

Koperasi kini memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan ekonomi masyarakat.

Karena itu, para duta yang terpilih nantinya diharapkan mampu menghadirkan program nyata di daerah masing-masing untuk meningkatkan literasi koperasi sekaligus membantu pengembangan UMKM.

“Melalui serangkaian tes dan interview, saya yakin duta yang terpilih nanti akan memiliki langkah konkret ke depan tentang koperasi, khususnya di lingkup Jawa Timur,” ujarnya.

 

Optimisme Peserta Duta Koperasi

 

Salah satu peserta yang lolos ke grand final, Zahra Afida, mahasiswi semester 4 UIN Malang, mengaku tertarik mengikuti ajang tersebut karena melihat potensi besar koperasi dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Ketertarikannya terhadap koperasi bahkan berawal dari pelajaran sejarah saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Saya ingat di pelajaran sejarah saat duduk di bangku sekolah dasar, bagaimana koperasi di Indonesia berhasil mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat pada masa penjajahan berkat gagasan Muhammad Hatta,” ungkap Zahra.

Mahasiswi yang akrab disapa Rara itu optimistis koperasi dapat berkembang lebih pesat di era digital dan menjadi salah satu solusi penguatan ekonomi masyarakat.

“Koperasi bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik, khususnya di era digitalisasi saat ini. Tidak ada yang tidak mungkin,” tegasnya.

Baca juga: Dinas Koperasi dan UKM Jatim Faslitasi Ratusan UKM Peroleh Sertifikat Halal Sepanjang 2024

Grand Final Duta Koperasi Jawa Timur 2026 di Ciputra World Surabaya

Setelah melewati tahapan seleksi di Malang, para finalis akan kembali mengikuti penilaian pada malam Grand Final Duta Koperasi Jawa Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Ciputra World Surabaya pada 12 Juli 2026.

Pada malam puncak tersebut, akan menentukan generasi muda yang siap menjadi wajah baru koperasi Jawa Timur sekaligus penggerak UMKM di tengah era transformasi digital.

Dukungan terhadap penyelenggaraan ajang ini juga datang dari lingkungan akademik.

Ketua Program Studi Akuntansi UNIKAMA, Mochamad Fariz Irianto, memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah berani mengambil peran dalam mengenalkan koperasi kepada generasi muda.

“Selamat dan sukses kepada seluruh peserta serta terima kasih kepada pihak penyelenggara. Manfaatkan pengalaman hari ini dengan sebaik-baiknya. Saya yakin ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa dan bermanfaat di masa mendatang,” tuturnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.