- Serangan balasan Iran ke pangkalan udara Kuwait dilaporkan menyebabkan korban di pihak Amerika Serikat.
Serangan itu dilaporkan terjadi pada Sabtu, (30/5/2026.
Iran disebut meluncurkan rudal balistik Fateh-110 ke arah pangkalan militer di Kuwait.
Sistem pertahanan udara Kuwait berhasil mencegat rudal tersebut.
Namun serpihan rudal dilaporkan jatuh di kawasan Pangkalan Udara Ali Al Salem.
Akibat insiden itu, sejumlah warga Amerika Serikat mengalami luka-luka.
Korban terdiri dari kontraktor sipil dan personel militer aktif dan setidaknya lima orang dilaporkan mengalami cedera ringan.
Tak hanya itu, dua drone tempur MQ-9 Reaper juga terkena dampak sementara satu unit drone dilaporkan hancur total.
Sementara satu unit lainnya mengalami kerusakan parah.
Hingga kini Komando Sentral Amerika Serikat atau CENTCOM belum memberikan pernyataan resmi.
Serangan tersebut terjadi setelah Amerika Serikat menggempur target militer Iran di Bandar Abbas pada Kamis (28/5/2026).
Meski gencatan senjata masih berlaku, kedua pihak disebut tetap saling melancarkan serangan.
Sementara itu, perang berkepanjangan dilaporkan mulai menguras persediaan rudal dan sistem pertahanan udara Amerika Serikat.
Data terbaru Departemen Pertahanan AS mencatat 14 warga Amerika tewas sejak konflik dimulai.
Sedangkan lebih dari 400 lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Iran sendiri disebut telah menembakkan lebih dari 1.850 rudal balistik sejak perang pecah pada akhir Februari lalu. (Tribun-Video.com/Nila Irda)
https://www.straitstimes.com/world/middle-east/americans-injured-in-iranian-missile-strike-on-kuwaiti-air-base