TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sampah menumpuk di saluran drainase yang berada di Jalan Nelayan, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, SulawesiBarat tepatnya di simpang tiga Jalan Nelayan, Minggu (31/5/2026) siang.
Pantauan jurnalis Tribun-Sulbar.com, terlihat saluran drainase yang berada tepat di samping Sekolah Dasar (SD) Rimuku sekaligus berseberangan jalan dengan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mamuju ini tampak tersumbat parah berbagai jenis sampah.
Baca juga: Pengendara Motor di Mamuju Tengah Tewas Usai Tabrak Bak Belakang Truk Sedang Parkir
Baca juga: Eks Pembina Jakarta Elektrik PLN Danni Irawan Jagokan Timnas Brazil Juara Piala Dunia ke-6 Kali
Tumpukan sampah didominasi limbah plastik sekali pakai, seperti kemasan makanan ringan berbahan aluminium foil, botol plastik, gelas air mineral, kantong kresek, hingga sisa-sisa ranting pohon dan kayu.
Sampah-sampah tersebut tampak mengapung dan mengendap, menciptakan sedimentasi hitam di dasar saluran air yang dangkal.
Kondisi diperparah dengan tumbuhnya rumput liar dan ilalang yang cukup tinggi di sepanjang tepian hingga ke dalam badan saluran air, sebagaimana yang terlihat jelas pada file
Tumbuhan liar ini mengikat tumpukan sampah sehingga menyumbat aliran air secara total.
Air di dalam selokan terlihat keruh, berwarna gelap, dan tidak mengalir sama sekali.
Selain itu, pada dinding pembatas bangunan yang berwarna putih dan biru di sepanjang saluran tersebut, terpasang beberapa jalur pipa paralon putih yang posisinya berada tepat di atas tumpukan sampah dan genangan air keruh.
Akibat penyumbatan total pada sistem drainase ini, fungsi saluran air menjadi tidak optimal.
Warga sekitar melaporkan setiap kali wilayah tersebut diguyur hujan deras, air selokan langsung meluap karena tidak mampu menampung debit air.
Dampaknya, air luapan yang kotor tersebut kerap menggenangi halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju serta area halaman SD Rimuku yang berada di dekatnya.
"Iya, kalau hujan pasti tergenang air di halaman kantor DKP dan SD Rimuku," ujar Misna, warga sekitar.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi