MAKASSAR - Euforia menjelang Piala Dunia 2026 mulai terasa di Indonesia seiring mendekatnya waktu kick-off turnamen bergengsi tersebut.
Kompetisi sepak bola terbesar di dunia itu akan dihelat di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026.
Piala Dunia edisi kali ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah karena FIFA menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara.
Negara-negara unggulan seperti Brasil, Argentina, Prancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris kembali difavoritkan untuk meraih gelar juara.
Namun, perhatian juga tertuju kepada negara-negara Asia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan pesat di dunia sepak bola.
Di tengah antusiasme tersebut, Ketua Komisi A DPRD Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Anwar Purnomo, menyatakan tim yang akan didukungnya pada ajang empat tahunan itu.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut memilih Tim Nasional Jepang sebagai tim jagoannya di Piala Dunia 2026.
Keputusan itu menarik karena datang setelah Timnas Indonesia gagal mewujudkan impian tampil di putaran final Piala Dunia 2026.
Menurut Anwar Purnomo, jika Indonesia berhasil lolos, seluruh dukungannya tentu akan diberikan kepada skuad Garuda.
Namun karena Indonesia tidak tampil, ia memutuskan untuk mendukung Jepang yang dianggap sebagai salah satu wakil terbaik dari Asia.
“Saya dukung Jepang di Piala Dunia 2026 kali ini. Kenapa pilih Jepang? Karena Jepang salah satu negara yang mewakili Asia di Piala Dunia. Kita kan sama-sama dari Asia,” ujar Anwar Purnomo kepada Tribun Timur, Minggu (31/5/2026).
Ia menilai Jepang pantas mendapat dukungan karena secara konsisten menjadi kekuatan utama sepak bola Asia selama bertahun-tahun.
Selain itu, tim berjuluk Samurai Biru tersebut juga memiliki banyak pemain yang berkarier di liga-liga top Eropa.
“Jepang juga punya banyak pemain hebat yang bermain di Eropa. Jadi sangat mungkin kekuatan mereka mampu bersaing dengan negara-negara besar,” tambahnya.
Anwar mengaku mulai mengalihkan dukungan ke Jepang setelah memastikan Indonesia gagal lolos ke putaran final.
“Sejak Timnas Indonesia gagal tembus Piala Dunia. Sebenarnya saya mau dukung Indonesia, tapi karena tidak lolos, ya sudah, sebagai sesama wakil Asia, kita dukung Jepang,” tuturnya.
Timnas Jepang sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal kuat.
Samurai Biru menjadi negara pertama di luar tiga tuan rumah yang memastikan tiket ke putaran final setelah menaklukkan Bahrain pada babak kualifikasi zona Asia.
Hasil tersebut semakin mempertegas dominasi Jepang sebagai salah satu kekuatan terbesar di kawasan Asia.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Jepang tampil luar biasa.
Mereka keluar sebagai juara grup usai mengalahkan dua raksasa Eropa, yakni Spanyol dan Jerman.
Meski akhirnya tersingkir di babak 16 besar lewat adu penalti melawan Kroasia, performa mereka mendapat banyak pujian dari para penggemar sepak bola dunia.
Pada turnamen 2026, Jepang kembali diperkuat oleh banyak pemain yang merumput di Eropa.
Di posisi penjaga gawang ada Zion Suzuki yang tampil solid bersama Parma.
Untuk lini belakang, Jepang masih mengandalkan Yuto Nagatomo yang berpeluang mencatat rekor sebagai pemain Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.
Selain itu, ada pula Takehiro Tomiyasu yang dikenal sebagai bek tangguh serta Hiroki Ito yang bermain untuk Bayern Munchen.
Di lini tengah, kapten Wataru Endo dari Liverpool dan Daichi Kamada dari Crystal Palace menjadi tumpuan permainan.
Sementara di lini depan, Takefusa Kubo dari Real Sociedad diprediksi menjadi pemain kunci Samurai Biru.
Kubo dikenal sebagai salah satu talenta muda terbaik Asia saat ini.
Selain Kubo, Jepang juga memiliki Keito Nakamura dan Ritsu Doan yang siap memberikan ancaman berbahaya bagi lawan-lawan mereka.
Meski kehilangan beberapa pemain akibat cedera seperti Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino, kekuatan Jepang tetap dianggap cukup solid untuk menghadirkan kejutan di turnamen ini.
Anwar Purnomo berharap Jepang dapat melangkah jauh dan mengharumkan nama Asia di pentas sepak bola dunia.
“Kalau Indonesia belum bisa tampil, saya berharap Jepang bisa membawa nama baik Asia. Mereka punya pemain bagus, pelatih berpengalaman, dan mental bertanding yang kuat,” ucapnya.
Ia juga menilai keberhasilan Jepang bersaing di level global bisa menjadi inspirasi bagi Indonesia dalam membangun sepak bola nasional.
Menurutnya, kemajuan sepak bola Jepang tidak terlepas dari sistem pembinaan usia muda yang berjalan konsisten selama bertahun-tahun.
“Jepang bisa dijadikan contoh bagaimana membangun sepak bola dengan serius dan berkelanjutan. Semoga suatu hari Indonesia bisa mengikuti jejak mereka dan tampil di Piala Dunia,” pungkasnya.