TRIBUNCIREBON.COM- Harga emas Antam menunjukkan pergerakan yang fluktuatif selama sepekan terakhir. Sepanjang periode 25 hingga 30 Mei 2026, harga emas batangan 24 karat tercatat mengalami penurunan tipis sebesar Rp4.000 per gram.
Lalu bagaimana perkembangan harga emas di Wilayah Indramayu dan Majalengka?
Berdasarkan data perdagangan, harga emas Antam pada awal pekan, Senin (25/5/2026), berada di level Rp2.803.000 per gram. Sementara pada penutupan perdagangan Sabtu (30/5/2026), harganya berada di posisi Rp2.799.000 per gram.
Baca juga: Sejarah Panjang Hari Lahir Pancasila, Berawal dari Sidang BPUPKI pada 1945 dan Diperingati 1 Juni
Selama beberapa hari pertama pekan tersebut, harga emas cenderung melemah. Pada Selasa (26/5/2026) harga turun Rp5.000 per gram, kemudian kembali terkoreksi Rp13.000 per gram pada Rabu (27/5/2026).
Penurunan terbesar terjadi pada Kamis (28/5/2026) ketika harga merosot hingga Rp31.000 per gram.
Namun tren penurunan berbalik pada akhir pekan. Harga emas Antam naik Rp20.000 per gram pada Jumat (29/5/2026), lalu kembali menguat Rp25.000 per gram pada Sabtu (30/5/2026), sehingga menutup pekan di level Rp2.799.000 per gram.
Baca juga: 5 Naskah Amanat Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila Besok 1 Juni 2026, Inspiratif dan Lugas
Meski sempat mengalami tekanan cukup dalam pada pertengahan pekan, penguatan harga dalam dua hari terakhir berhasil memangkas sebagian besar kerugian dan membuat penurunan mingguan relatif terbatas.
Harga emas buyback dalam sepekan juga turun tipis Rp 3.000 per gram, dari Rp 2.612.000 menjadi Rp 2.609.000. Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.
Sedangkan dalam satu bulan terakhir, harga emas berada pada rentang Rp 2.754.000 sampai Rp 2.859.000 per gram, menunjukkan pergerakan pasar yang masih fluktuatif.
Baca juga: Sejarah Panjang Hari Lahir Pancasila, Berawal dari Sidang BPUPKI pada 1945 dan Diperingati 1 Juni
Harga emas Antam Hari Ini
Berikut pergerakan harga emas Antam dalam sepekan:
25 Mei 2026 Rp 2.803.000 per gram
26 Mei 2026 Rp 2.798.000 per gram
27 Mei 2026 Rp 2.785.000 per gram
28 Mei 2026 Rp 2.754.000 per gram
29 Mei 2026 Rp 2.774.000 per gram
30 Mei 2026 Rp 2.799.000 per gram
Baca juga: NASKAH Amanat Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Singkat dan Penuh Nasionalis
Dalam transaksi emas batangan Antam, baik pembelian maupun penjualan kembali (buyback) dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Untuk pembelian emas, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP, sedangkan bagi yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif 0,9 persen.
Baca juga: Jejak Lahirnya Pancasila, Dari Gagasan Soekarno hingga Jadi Dasar Negara
Setiap pembelian emas akan disertai bukti potong PPh Pasal 22 yang dapat digunakan sebagai dasar pelaporan pajak.
Sementara itu, untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan pajak sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi saat penjualan kembali dilakukan.
Sebagai informasi, harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia umumnya diperbarui setiap hari mengikuti pergerakan pasar logam mulia.
Baca juga: NASKAH Amanat Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Singkat dan Penuh Nasionalis
Dampak Konflik AS–Iran terhadap Pergerakan Pasar dan Investasi Global
Investor mulai memindahkan investasinya ke aset yang dinilai lebih aman seperti emas seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Situasi memanas terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan sejak Sabtu.
Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, menyebut emas berpotensi menjadi aset favorit investor di tengah ketidakpastian global akibat konflik tersebut.
Menurutnya, permintaan emas diperkirakan meningkat ketika pasar kembali dibuka, mengingat kekhawatiran terkait durasi konflik, kemungkinan meluasnya dampak ke negara lain, serta risiko inflasi yang meningkat. Dalam kondisi seperti ini, emas kembali berperan sebagai aset safe haven utama bagi para investor.
Baca juga: NASKAH Amanat Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Singkat dan Penuh Nasionalis
Harga Bisa Berubah Sewaktu-waktu
Perlu diketahui, harga emas dapat berubah mengikuti kondisi pasar internasional dan domestik. Karena itu, investor disarankan memantau pembaruan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi.
Meski mengalami koreksi, emas masih menjadi instrumen investasi yang diminati karena dinilai relatif stabil dalam menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.