TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan perjalanan ke sejumlah daerah di Indonesia bukanlah agenda politik tertentu, melainkan untuk bertemu dan mendengar langsung suara masyarakat.
Menurut Budi Arie, sejak menjabat sebagai kepala negara hingga kini, Jokowi dikenal sebagai pemimpin yang selalu membuka ruang komunikasi dengan rakyat.
"Beliau adalah pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan selalu ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan serta harapan rakyat," kata Budi Arie dalam tayangan Kompas TV, Minggu (31/5/2026).
Ia menyebut karakter tersebut tetap melekat pada Jokowi meski sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Karena itu, berbagai undangan dari masyarakat di sejumlah daerah terus mendapat perhatian dari mantan Wali Kota Solo tersebut.
Budi Arie mengatakan semangat mendengar aspirasi rakyat juga terus disampaikan kepada seluruh jaringan relawan Projo yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
"Pak Jokowi selalu menempatkan rakyat sebagai prioritas. Nilai itu juga yang terus kami sampaikan kepada para relawan di seluruh daerah," ujarnya.
Baca juga: BGN Bongkar Fokus Sebenarnya Program MBG, Bukan Murid Sekolah yang Jadi Prioritas Utama
Baca juga: Jokowi Bakal Keliling Indonesia dari Lampung, Hensat: Naturally Born Ahli Pencitraan
Cirebon Masuk Daftar Kunjungan
Terkait agenda perjalanan Jokowi, Budi Arie mengungkapkan terdapat sejumlah daerah yang masuk dalam rencana kunjungan, salah satunya Kota Cirebon.
Meski demikian, ia menegaskan jadwal tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan undangan yang diterima.
"Ada rencana ke Cirebon, tetapi masih dalam tahap perencanaan," katanya.
Menurut dia, seluruh kunjungan yang akan dilakukan Jokowi berangkat dari undangan masyarakat maupun kelompok-kelompok yang ingin bertemu secara langsung.
"Pak Jokowi hanya memenuhi undangan yang datang kepadanya. Tapi setiap kali beliau hendak berkunjung ke daerah, selalu menjadi perhatian publik," ujar Budi Arie.
Ia menambahkan, Projo siap berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat maupun partai politik yang memiliki semangat sama dalam membangun komunikasi antara Jokowi dan masyarakat.
"Kami terbuka bekerja sama dengan siapa saja, baik relawan, organisasi masyarakat maupun partai politik. Karena yang terpenting adalah bagaimana Pak Jokowi bisa terus berinteraksi dengan rakyat," jelasnya.
Mulai Safari Nasional Akhir Juni
Sementara itu, Jokowi dijadwalkan memulai rangkaian kunjungan ke berbagai daerah pada akhir Juni 2026.
Provinsi Lampung disebut menjadi tujuan pertama dalam agenda tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke sejumlah wilayah lain.
Selain memenuhi undangan masyarakat, kunjungan itu juga akan dimanfaatkan untuk bertemu relawan serta jajaran Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di daerah.
Jokowi sebelumnya memastikan kondisi kesehatannya sudah membaik dan siap kembali menjalani aktivitas di luar daerah.
Pernyataan itu disampaikan saat dirinya menerima awak media di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
"Saya sudah sehat dan siap memenuhi berbagai undangan dari daerah. Insyaallah sudah siap beraktivitas kembali," ujar Jokowi.
Mantan presiden dua periode itu menjelaskan bahwa banyaknya undangan dari masyarakat menjadi alasan utama dirinya kembali melakukan perjalanan ke sejumlah daerah.
Menurut Jokowi, selain bersilaturahmi dengan masyarakat, kunjungan tersebut juga bertujuan memberikan motivasi sekaligus bertemu dengan relawan dan pengurus PSI di berbagai wilayah.
Sejumlah daerah yang disebut masuk dalam agenda awal kunjungan antara lain Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Jawa Barat.