Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng Tembus Spotify, Bahlil Penasaran Sosok di Baliknya
Tommy Kurniawan May 31, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Lagu bertajuk "MBG: Mas Bahlil Ganteng" masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Popularitas lagu tersebut bahkan merambah platform musik digital dan berhasil menarik perhatian ratusan ribu pendengar.

Berdasarkan penelusuran pada layanan streaming musik Spotify, Minggu (31/5/2026), terdapat sedikitnya 21 versi lagu "MBG: Mas Bahlil Ganteng" yang tersedia untuk didengarkan publik.

Menariknya, lagu tersebut hadir dalam berbagai aransemen dan genre musik, mulai dari dangdut, electronic dance music (EDM), hingga jazz.

Salah satu versi yang diunggah akun bernama Mcmanus Shane Allen tercatat menjadi yang paling populer dengan jumlah pemutaran mencapai lebih dari 178 ribu kali.

Sementara itu, versi lain dengan sentuhan musik EDM juga mendapat respons positif dari pengguna Spotify dan telah diputar lebih dari 80 ribu kali.

Mayoritas lagu-lagu tersebut mulai diunggah ke platform digital pada 29 Mei 2026 dan dengan cepat menyebar luas di kalangan pengguna media sosial.

Baca juga: Lowongan Kerja di BUMN Hari Ini Minggu 31 Mei 2026, Agrinas Jaladri Butuh Fresh Graduate

Baca juga: Akhir Mei Masih Kebagian Rezeki, 3 Bansos Ini Terus Dicairkan untuk KPM

Bahlil Ingin Bertemu Pencipta Lagu

Viralnya lagu tersebut ternyata sudah sampai ke telinga Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Dalam sebuah perbincangan bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, Bahlil mengaku penasaran dengan sosok di balik lagu yang tengah ramai dibicarakan itu.

Ia bahkan menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan pencipta lagu tersebut apabila berkenan.

"Saya ingin mengundang yang membuat lagu ini untuk berbincang sekaligus makan bersama. Saya penasaran siapa pembuatnya," ujar Bahlil.

Bahlil juga menceritakan bahwa lagu tersebut sempat menjadi bahan candaan di lingkungan keluarganya. Bahkan, anaknya memanggil dirinya dengan sebutan "Bapak MBG".

"Saat saya sedang umrah, anak saya malah bercanda memanggil saya Bapak MBG," katanya sambil tertawa.

Raffi Ahmad pun mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, putra sulungnya, Rafathar, juga kerap menyanyikan lagu yang sedang viral tersebut.

Apresiasi Kreativitas Anak Muda

Alih-alih tersinggung, Bahlil mengaku menghargai kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda yang menciptakan berbagai karya di era media sosial saat ini.

Menurutnya, viralnya lagu tersebut merupakan bagian dari dinamika yang harus diterima oleh seorang pejabat publik.

"Saya menghargai kreativitas teman-teman, terutama anak muda. Selama itu dilakukan dalam koridor yang baik, saya kira tidak ada masalah," ujarnya.

Meski demikian, Bahlil mengingatkan agar kebebasan berekspresi tidak disalahgunakan untuk menyebarkan isu yang berkaitan dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Menurut dia, kreativitas perlu dijaga agar tetap memberikan dampak positif bagi persatuan bangsa.

Jokowi Ikut Merespons

Popularitas lagu "MBG: Mas Bahlil Ganteng" juga rupanya telah sampai ke telinga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Jokowi mengaku pertama kali mendengar lagu tersebut ketika sejumlah remaja menyanyikannya di depan rumah pribadinya di kawasan Sumber, Solo, Jawa Tengah.

"Saya sempat bertanya-tanya ada apa di depan rumah. Ternyata anak-anak muda sedang berjoget sambil menyanyikan lagu Mas Bahlil Ganteng," kata Jokowi.

Ia menilai fenomena tersebut sebagai bentuk kreativitas generasi muda dalam mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara yang unik dan menghibur.

Menurut Jokowi, semangat serta kreativitas anak-anak muda patut mendapatkan apresiasi selama disalurkan dalam hal-hal positif.

Respons santai Jokowi itu pun mendapat perhatian publik dan menambah ramainya pembahasan mengenai lagu yang belakangan viral di berbagai platform media sosial tersebut.

Menutup unggahannya, Jokowi menyampaikan salam kepada masyarakat dari Kota Solo.

"Salam dari Solo," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.