MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali melahirkan persaingan sengit di nomor half marathon 21 kilometer.
Ini menjadi kategori utama pada hari terakhir pelaksanaan MHM.
Pada kategori Half Marathon Pria Open, pelari nasional Immanuel Hutasoit tampil sebagai yang tercepat.
Ia menyentuh garis finish dengan catatan waktu 1 jam 08 menit 45 detik atau 1:08:45.
Sementara itu, kategori Half Marathon National dimenangkan oleh Nofeldi Petingko.
Pelari asal Sulawesi Tengah tersebut membukukan waktu 1 jam 08 menit 46 detik (unofficial), hanya terpaut satu detik dari catatan Immanuel.
Kemenangan Immanuel bukanlah kejutan.
Namanya sudah cukup dikenal dalam dunia lari nasional karena konsisten meraih podium di berbagai ajang bergengsi.
Immanuel merupakan prajurit Yonarmed 10 Kostrad yang beberapa kali menorehkan prestasi pada event lari nasional.
Pada 2023 lalu, ia berhasil menjadi juara Infanteri Run 10K yang digelar Pussenif TNI AD di Jawa Barat.
Baca juga: Ribuan Pelari Taklukkan Makassar Half Marathon 21K, Suporter Ramaikan Sepanjang Lintasan
Kariernya terus menanjak.
Pada JcoRun 2024, Immanuel kembali keluar sebagai juara kategori 10K putra dengan catatan waktu terbaik di antara ribuan peserta.
Pelari tersebut juga mencatat prestasi internasional.
Dalam Tokyo Marathon 2026, Immanuel menjadi pelari Indonesia tercepat dengan waktu finish 2 jam 26 menit 05 detik.
Catatan itu membuat namanya semakin diperhitungkan di kalangan pelari jarak jauh Indonesia.
Selain itu, Immanuel juga tercatat mengikuti sejumlah event besar sepanjang 2025 hingga 2026 seperti Digiland Run, Adhyaksa International Run, Planet Sports Run, Musi Half Marathon, hingga BFI Run.
Di sisi lain, Nofeldi Petingko datang ke Makassar dengan reputasi yang tidak kalah mentereng.
Pelari kelahiran 1998 itu merupakan atlet Sulawesi Tengah yang aktif turun pada nomor 10.000 meter, half marathon, hingga marathon.
Baca juga: Taklukkan Makassar Half Marathon 21K, Pria Ini Lamar Kekasihnya di Garis Finish
Nama Nofeldi mulai banyak diperbincangkan setelah menjuarai Khatulistiwa Marathon 42K di Parigi Moutong pada 2023.
Ajang tersebut juga menjadi bagian dari babak kualifikasi menuju PON Aceh-Sumut 2024.
Prestasinya terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir.
Nofeldi sukses meraih gelar juara Marathon Nasional pada Jakarta Running Festival 2025 dan menjadi salah satu pelari Indonesia yang tampil konssten di berbagai event jarak jauh.
Ia juga berhasil mempertahankan performa pada sejumlah lomba besar lainnya
Termasuk Gorontalo Half Marathon dan Borobudur Marathon 2025 yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pelari marathon terbaik Indonesia saat ini.
Pertemuan dua nama besar tersebut di Makassar Half Marathon 2026 menghadirkan duel menarik.
Selisih waktu hanya satu detik menunjukkan ketatnya persaingan di level elite nasional.
Makassar Half Marathon sendiri terus berkembang menjadi salah satu event lari terbesar di Indonesia Timur.
Kehadiran pelari-pelari elite seperti Immanuel Hutasoit dan Nofeldi Petingko menjadi bukti bahwa MHM kini masuk dalam kalender lomba yang diperhitungkan para atlet nasional.
Atmosfer meriah, dukungan masyarakat di sepanjang lintasan, serta persaingan ketat di garis finis menjadi warna tersendiri yang membuat Makassar Half Marathon 2026 semakin berkesan bagi para peserta maupun penonton.
Belasan ribu pelari berkumpul di Makassar akhir pekan ini.
Mereka mengikuti Makassar Half Marathon (MHM) 2026.
Ajang lari tahunan tersebut berlangsung pada 30-31 Mei 2026 di kawasan Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulsel.
Pada tahun kelima pelaksanaannya, MHM disebut semakin memantapkan diri sebagai event sport tourism terbesar di kawasan Indonesia Timur.
Sebanyak 12.400 pelari ambil bagian pada event tahun ini.
Jumlah tersebut belum termasuk tim pendamping dan keluarga peserta yang diperkirakan membuat total kedatangan mencapai 15 ribu hingga 20 ribu orang.
Pemerintah Kota Makassar menilai event ini bukan sekadar lomba lari biasa.
MHM 2026 dinilai menjadi penggerak ekonomi sekaligus sarana promosi pariwisata Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, MHM telah memberikan dampak positif bagi citra Kota Makassar.
“Makassar Half Marathon telah turut mendukung wajah Makassar sebagai kota yang sehat, terbuka, dan progresif,” ujar Munafri.
Baca juga: Bocah 13 Tahun Asal Pangkep Taklukkan Makassar Half Marathon 2026 Kategori 10 K
Ia mengatakan event tersebut juga berdampak terhadap geliat ekonomi masyarakat.
“Kegiatan sejak 2022 ini juga telah turut menggerakkan ekonomi kota, menghidupkan pariwisata, dan memperkuat posisi Makassar sebagai Makassar City Run,” kata Munafri.
Mayoritas peserta MHM 2026 diketahui berasal dari luar Kota Makassar.
Komposisi peserta luar daerah disebut mencapai lebih dari 50 persen dari total pelari yang terdaftar.
Kondisi tersebut diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang cukup besar.Para peserta dan pendamping diprediksi mengeluarkan biaya harian mulai Rp500 ribu hingga Rp2 juta per orang selama berada di Makassar.
Dengan rata-rata lama tinggal selama tiga malam, perputaran uang selama event diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.
Dampak ekonomi itu nantinya akan diverifikasi melalui survei khusus setelah kegiatan berlangsung.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyebut olahraga kini menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan demikian, dapat bersama kita lihat betapa kegiatan olahraga mampu berperan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kota,” kata Syamsul Bahri.
Selain sektor perhotelan dan transportasi, pelaku UMKM kuliner juga disebut merasakan dampak langsung dari event tersebut.(*)