TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Ustaz Das’ad Latif mengajak umat Islam untuk menjalankan ajaran agama secara utuh dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam menentukan pilihan politik.
Pesan tersebut disampaikan saat memberikan tausiah dalam tabligh akbar di Masjid Raya Ahmad Yani, Jalan WR Supratman, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (31/5/2026).
Di hadapan ratusan jemaah, Ustaz Das’ad menekankan pentingnya menjadi muslim yang konsisten menjalankan nilai-nilai Islam, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan politik.
“Semoga kita menjadi orang Islam seutuhnya. Semoga pilkada, pileg, pemilu, ke depan tidak lagi menerima serangan fajar,” ujar Ustaz Das’ad.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh janji-janji politik yang muncul menjelang pemilihan apalagi yang berkaitan dengan materi dan identitas.
Tidak sedikit pihak yang mendekati masyarakat dengan membawa identitas agama atau kelompok tertentu saat masa kampanye, namun sulit dihubungi setelah memperoleh jabatan.
“Nanti kalau sudah pemilihan semua datang dan bilang saya dari agama ini, saya dari agama itu. Pas terpilih nomornya sudah tidak bisa dihubungi. Jangan Islam begitu, Islamlah secara sempurna,” katanya.
Di tengah ceramahnya Ustaz Das'ad Latif juga menegur jemaah yang masih bermain maupun merekamnya menggunakan smartphone, terutama ibu-ibu.
Ia meminta jemaah tidak terlalu sibuk menggunakan telepon genggam selama tausiah berlangsung.
Menurutnya, perhatian penuh terhadap materi yang disampaikan akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan sibuk merekam jalannya kegiatan.
Baca juga: Tabligh Akbar Bersama Ustaz Das’ad Latif Himpun Ratusan Jemaah di Masjid Raya Ahmad Yani Manado
Baca juga: Pemkot Tomohon Dapat Dana Insetif Rp3 Miliar, Akan Dipakai untuk Program yang Menyentuh Masyarakat
"Sudah dikasih tahu masih pegang handphone. Kalau mau nonton ulang bisa di kanal kami, sudah ada yang merekam. Jangan sibuk merekam supaya fokus,” ujarnya yang disambut tawa dan tepuk tangan jemaah.(*)