Ramalan Cuaca Jatim Senin 1 Juni 2026, Jawa Timur Cerah Berawan Hanya Kota Batu Hujan Ringan
Torik Aqua May 31, 2026 11:32 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini ramalan cuaca Jatim pada Minggu, 31 Mei 2026.

Mayoritas wilayah di Jawa Timur cenderung berawan.

Sejumlah daerah juga akan mengalami cuaca cerah di beberapa waktu.

Namun hanya satu daerah yang diperkirakan akan mengalami hujan ringan yakni Kota Batu.

Perkiraan cuaca ini seperti yang dilansir dari laman BMKG.

Suhu Udara di Jawa Timur

Kota Pasuruan dengan suhu 24–34°C kemudian disusul Surabaya dengan suhu 24-33°C. Kedua daerah tersebut menjadi daerah paling panas.

Kota Batu: 5–22°C, tercatat sebagai daerah terdingin.

Rata-rata suhu udara di Jawa Timur pada 24 Mei 2026: 24-31°C.

Baca juga: Cuaca Jatim Terasa Lebih Panas sampai Tembus 36 Derajat, Tanda Mulai Kemarau? ini Kata BMKG

Penyebab Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal

BMKG menjelaskan awal musim kemarau 2026 yang lebih cepat dipengaruhi oleh berakhirnya fenomena La Niña lemah pada Februari 2026.

Saat ini, kondisi iklim global telah memasuki fase Netral dan berpotensi berkembang menuju El Nino pada pertengahan tahun.

Hasil pemantauan anomali iklim di Samudra Pasifik menunjukkan indeks ENSO berada di angka -0,28 (Netral) dan diperkirakan bertahan hingga Juni 2026.

Meski demikian, peluang munculnya El Nino kategori lemah hingga moderat mencapai 50-60 persen pada semester kedua tahun ini.

Selain itu, peralihan pola angin dari Monsun Asia (angin baratan) ke Monsun Australia (angin timuran) menjadi salah satu indikator utama dimulainya musim kemarau di Indonesia.

Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Sabtu 30 Mei 2026, Semua Daerah Cerah, Surabaya Paling Panas 33 Derajat

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2026

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026.

Periode ini mencakup sekitar 429 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia.

Sementara itu, sebagian wilayah lainnya diprediksi mencapai puncak kemarau lebih awal pada Juli (sekitar 12,6 persen) dan sebagian lagi pada September (sekitar 14,3 persen).

Dengan kondisi kemarau yang datang lebih cepat dan berpotensi berlangsung lebih lama, masyarakat diimbau untuk mulai melakukan langkah antisipasi, terutama terkait ketersediaan air dan potensi kekeringan di sejumlah daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.