Doa Nabi Yunus dan Zikir Hasbunallah, Amalan Mustajab Saat Hidup Dihimpit Masalah Bertubi-tubi
M Zulkodri May 31, 2026 11:40 PM

 

BANGKAPOS.COM-- Hidup tak selalu berjalan sesuai harapan. Ada kalanya seseorang dihadapkan pada masalah yang datang silih berganti, mulai dari persoalan ekonomi, kesehatan, keluarga, hingga tekanan batin yang membuat hati terasa sesak.

Dalam ajaran Islam, setiap ujian diyakini sebagai bagian dari cara Allah SWT menguji sekaligus meningkatkan kualitas keimanan hamba-Nya.

Saat jalan terasa buntu dan pertolongan seakan tak kunjung datang, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan zikir sebagai bentuk ikhtiar spiritual.

Salah satu doa yang paling sering dianjurkan ketika menghadapi kesulitan adalah doa Nabi Yunus AS yang tercantum dalam Al-Qur'an Surat Al-Anbiya ayat 87.

Doa tersebut dipanjatkan Nabi Yunus ketika berada dalam kondisi sangat sulit, yakni terjebak di dalam perut ikan paus.

Bacaan doa tersebut berbunyi:

لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

La ilaha illa anta, subhanaka inni kuntu minaz-zalimin.

Artinya:

"Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim." (QS Al-Anbiya: 87).

Doa ini mengandung pengakuan atas kelemahan manusia sekaligus penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Karena itu, banyak ulama menyebut doa Nabi Yunus sebagai salah satu doa yang mustajab ketika seseorang sedang menghadapi kesulitan hidup.

Hasbunallah Wanikmal Wakil, Zikir Penguat Hati

Selain doa Nabi Yunus, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir:

حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

Hasbunallah wa ni'mal wakil.

Artinya:

"Cukuplah Allah sebagai penolong kami dan Dia sebaik-baik pelindung."

Zikir ini dikenal sebagai kalimat tawakal yang mengajarkan seorang muslim untuk menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah melakukan ikhtiar terbaik.

Almarhum Syekh Ali Jaber dalam salah satu ceramahnya pernah menganjurkan umat Islam untuk mengamalkan zikir tersebut secara rutin, terutama saat memiliki hajat atau sedang menghadapi persoalan berat.

Menurutnya, kalimat sederhana itu dapat menjadi penguat hati sekaligus pengingat bahwa pertolongan Allah selalu lebih besar daripada masalah yang sedang dihadapi manusia.

Baca juga: Anton Kurniawan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya, Mantan Polisi yang Sempat Coba Kabur

Doa Bukan Sekadar Permintaan

Dalam Islam, doa bukan hanya sarana meminta sesuatu kepada Allah SWT.

Doa juga merupakan bentuk ibadah yang menunjukkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Tuhannya.

Melalui doa, seseorang diajak untuk menyadari keterbatasan diri, memperkuat kesabaran, dan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap kesulitan pasti disertai jalan keluar.

Karena itu, ketika masalah datang bertubi-tubi, umat Islam dianjurkan untuk tidak putus asa. Selain berusaha mencari solusi secara nyata, memperbanyak doa dan zikir juga menjadi cara untuk menjaga ketenangan jiwa.

Tata Cara Berdoa agar Lebih Khusyuk

Dalam buku Kumpulan Doa Sehari-hari yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, terdapat beberapa adab berdoa yang dianjurkan.

Di antaranya menghadap kiblat, memulai doa dengan pujian kepada Allah SWT dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, berdoa dengan suara lembut penuh harap dan rasa takut, serta meyakini bahwa Allah akan mengabulkan doa sesuai kehendak-Nya.

Selain itu, terdapat sejumlah waktu yang dinilai istimewa untuk berdoa, seperti antara azan dan iqamah, sepertiga malam terakhir, saat turun hujan, setelah salat fardu, dan pada hari Jumat.

Menumbuhkan Optimisme di Tengah Ujian

Para ulama mengingatkan bahwa doa tidak boleh dipisahkan dari ikhtiar. Keduanya harus berjalan beriringan agar seorang muslim tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan hidup.

Dengan mengamalkan doa Nabi Yunus dan zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil secara rutin, umat Islam diharapkan mampu menghadapi cobaan dengan hati yang lebih tenang, sabar, dan penuh keyakinan bahwa pertolongan Allah SWT akan datang pada waktu yang terbaik.(*)

(Bangkapos.com/Zulkodri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.