Mantan penyerang Tottenham Hotspur, Jermain Defoe, tampil gemilang dalam reuni dengan Harry Redknapp setelah mencetak dua gol yang membawa Inggris menang 3-2 atas World XI dan merebut kembali trofi Soccer Aid.
Tiga Singa yang sebelumnya kalah telak di Old Trafford, berhasil bangkit dan menunjukkan performa luar biasa saat kembali bermain di ibu kota Inggris.
Defoe, yang pernah bermain di bawah asuhan Harry Redknapp sebanyak 146 kali sebelum pensiun, menemukan kembali ketajamannya dalam laga reuni ini. Ia mencetak dua gol dalam dua menit setelah jeda babak pertama, memastikan kemenangan Inggris meski World XI sempat mencoba bangkit melalui gol Michael Essien dan Tim Cahill di penghujung laga.
Yang paling mengesankan, acara ini berhasil mengumpulkan dana sebesar £16.462.353 untuk UNICEF, melanjutkan tradisi luar biasa Soccer Aid dalam penggalangan dana amal.
Peluang di babak pertama terbilang minim dalam pertandingan yang berlangsung hati-hati, di mana Joe Hart dan Edwin van der Sar sama-sama beberapa kali diuji namun tidak sering benar-benar terancam.
Nabhaan Rizwan memiliki dua peluang emas untuk membawa World XI unggul di awal laga, namun gagal memanfaatkannya dan justru membuat timnya harus membayar mahal.
Memasuki menit ke-30, bintang film F1, Damson Idris, menerima umpan dari Defoe sebelum melepaskan tembakan luar kaki yang mengejutkan Van der Sar dan membawa Inggris unggul lebih dulu.
Idris, yang menyebut dirinya sebagai 'aktor buruk', berkata usai pertandingan: “Ini yang saya lakukan. Saya datang ke sini dan menjalankan tugas saya. Saya selalu bermimpi menjadi pesepak bola, tapi saya meninggalkannya di usia 18 tahun untuk menjadi aktor buruk, jadi ini benar-benar mimpi yang jadi kenyataan.”
Keunggulan Inggris bertahan hingga babak pertama berakhir, dan Defoe memperbesar jarak di babak kedua. Van der Sar digantikan oleh komedian asal Irlandia, Chris O’Dowd, yang dua kali kebobolan oleh Defoe.
Kedua gol Defoe itu tercipta dengan cara yang mirip — satu melalui chip jarak dekat dan satu lagi lewat tembakan lob indah dari jarak 35 yard.
Setelah unggul tiga gol, Inggris bermain lebih bertahan. Namun, mereka sempat dibuat gugup ketika Essien dan Cahill mencetak dua gol ke gawang Joe Marler di menit-menit akhir. Meski begitu, Inggris berhasil mempertahankan keunggulan dan memastikan gelar Soccer Aid kembali ke tangan mereka untuk pertama kalinya sejak tahun 2024.