7 Fakta Kondisi Kesehatan Donald Trump, Gedung Putih Merilis Laporan Hasil Pemeriksaan Medis Terbaru
Amalia Husnul A June 01, 2026 07:09 AM

 

TRIBUNKALTIM.CO - Kondisi kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menjadi sorotan publik dalam beberapa bulan terakhir.

Terbaru, Presiden AS Donald Trump mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan tahunannya yang dilakukan di Walter Reed National Military Medical Center pekan lalu.

Pengumuman hasil pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi perhatian publik setelah meningkatnya spekulasi mengenai kondisi kesehatan Presiden AS, Donald Trump.

Sejumlah spekulasi terkait kondisi kesehatan Presiden AS Donald Trump tersebut mengemuka setelah munculnya sejumlah foto yang memunculkan pertanyaan terkait kondisi fisiknya dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Daftar Rumor terkait Kesehatan Donald Trump, Diisukan Kena Stroke Usai Ketegangan di Situation Room

Di platform Truth Social, Donald Trump mengunggah hasil pemeriksaan medisnya.

Donald Trump menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan dirinya berada dalam kondisi yang baik dan tetap mampu menjalankan tugas sebagai kepala negara.

Fakta Hasil Pemeriksaan Kesehatan Donald Trump

1. Donald Trump Soroti Hasil Tes Kognitif

Salah satu bagian yang paling mendapat perhatian dari laporan kesehatan tersebut adalah hasil tes kognitif yang dijalani Trump.

Presiden AS itu mengatakan dirinya memperoleh skor sempurna, yakni 30 dari 30 poin, dalam tes yang ia sebut cukup sulit.

Trump menjadikan hasil tersebut sebagai bukti kemampuan mentalnya dan kembali mendorong agar seluruh kandidat presiden dan wakil presiden Amerika Serikat diwajibkan menjalani tes kognitif sebelum mengikuti pemilihan.

Menurutnya, pemeriksaan seperti itu dapat membantu memastikan setiap kandidat memiliki kapasitas yang memadai untuk menjalankan tugas negara.

2. Dokter Kepresidenan: Trump Mampu Menjalankan Tugas

Laporan resmi kesehatan diterbitkan oleh dokter kepresidenan, Dr. Sean Barbabella, seorang kapten Angkatan Laut Amerika Serikat.

Dalam memorandum medis tersebut, Barbabella menyatakan bahwa Trump berada dalam kondisi kesehatan yang baik dan layak menjalankan seluruh tanggung jawab sebagai Presiden Amerika Serikat.

Pemeriksaan menunjukkan fungsi jantung, paru-paru, dan sistem saraf berada dalam kondisi baik. Secara keseluruhan, laporan menyebut kemampuan fisik Trump masih memadai untuk menjalankan aktivitas kepresidenan yang padat.

3. Masih Mengonsumsi Obat Pencegahan

Laporan medis juga menjelaskan bahwa Trump secara rutin mengonsumsi tiga jenis obat.

Dua di antaranya digunakan untuk mengontrol kadar kolesterol, sementara satu lainnya berupa aspirin dosis rendah yang bertujuan membantu pencegahan penyakit kardiovaskular.

Tim dokter juga memberikan sejumlah rekomendasi kesehatan, termasuk menjaga pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, serta melanjutkan program pengelolaan berat badan.

4. Berat Badan Mengalami Kenaikan

Data pemeriksaan terbaru menunjukkan adanya kenaikan berat badan dibandingkan pemeriksaan sebelumnya.

Saat ini berat badan Trump tercatat sekitar 108 kilogram dengan tinggi badan 191 sentimeter.

Pada pemeriksaan tahunan sebelumnya yang dilakukan pada April 2025, berat badannya tercatat sekitar 101,6 kilogram.

Kenaikan berat badan tersebut menjadi salah satu indikator yang mendapat perhatian dalam laporan kesehatan terbaru.

5. Presiden Tertua dalam Sejarah AS

Donald Trump lahir pada 14 Juni 1946 dan akan berusia 80 tahun dalam waktu dekat.

Ketika memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025, ia tercatat sebagai presiden tertua yang pernah dilantik dalam sejarah Amerika Serikat.

Karena faktor usia tersebut, kondisi kesehatan Trump menjadi salah satu isu yang terus mendapat sorotan publik maupun media.

6. Foto-Foto Terbaru Picu Spekulasi

Perhatian terhadap kesehatan Trump meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah sejumlah foto dan rekaman video memperlihatkan perubahan fisik yang menjadi bahan diskusi publik.

Sebelumnya, pada pertengahan 2025, juga muncul foto yang menunjukkan pembengkakan di area pergelangan kaki serta memar pada tangan.

Pada Mei 2026, sejumlah pengamat kembali menyoroti perubahan warna dan pembengkakan pada tangan kanan Trump yang terlihat dalam beberapa kesempatan publik.

Meski demikian, laporan medis terbaru tidak menyebut adanya kondisi serius yang mengganggu kemampuan Trump menjalankan tugasnya sebagai presiden.

7. Kesehatan Presiden Selalu Menjadi Isu Politik

Di Amerika Serikat, kondisi kesehatan presiden memiliki dimensi politik yang besar karena berkaitan langsung dengan kemampuan seorang pemimpin menjalankan pemerintahan dan mengambil keputusan strategis.

Karena itu, hasil pemeriksaan kesehatan presiden secara rutin menjadi perhatian media, pasar, dan komunitas internasional.

Dalam kasus Trump, perhatian tersebut semakin besar mengingat usianya yang mendekati 80 tahun serta posisinya sebagai salah satu tokoh politik paling berpengaruh di dunia.

Hasil pemeriksaan terbaru diharapkan dapat meredakan sebagian spekulasi yang berkembang, meskipun perdebatan mengenai kesehatan dan usia pemimpin politik diperkirakan akan tetap menjadi topik penting dalam dinamika politik Amerika Serikat.

Baca juga: Ogah Pakai Rompi Antipeluru, Donald Trump Ngaku Tak Mau Terlihat Gemuk

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.