TRIBUNJATENG.COM, TIMOR TENGAH SELATAN - Dua nyawa melayang di Jalan Timor Raya, Desa Maunum, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (30/5/2026) petang.
Sepeda motor trail Honda CRF bertabrakan dengan truk tronton.
Akibat kecelakaan tersebut, dua pemuda dilaporkan tewas di lokasi kejadian.
Baca juga: Motor Bonceng Tiga Hantam Pantat Truk Parkir, Satu Orang Tewas Seketika
Kronologi
Peristiwa ini bermula ketika sepeda motor yang dikendarai oleh Petrus Juan Naiheli (22) berboncengan dengan Yenrit Boymau (19) melaju dari arah Soe menuju Kefamenanu.
Di saat yang bersamaan, sebuah truk tronton milik Sindo Express yang dikemudikan oleh Yulius Seran (42) datang dari arah berlawanan.
Berdasarkan penyelidikan awal, motor korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalanan yang lurus namun menurun landai.
Hal ini menyebabkan kendaraan keluar jalur ke sisi kanan dan menghantam truk dari arah depan.
Pihak kepolisian segera turun tangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.
“Kejadiannya sekitar pukul 16.50 Wita,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) TTS Iptu Gusti Komang Astina, kepada wartawan, Minggu (31/5/2026).
Iptu Gusti juga mengonfirmasi kondisi para korban setelah benturan keras tersebut.
"Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor bersama penumpangnya meninggal dunia," kata Gusti.
Identitas korban
Berikut adalah detail singkat mengenai korban dan pihak yang terlibat kecelakaan:
Jenazah kedua korban telah dibawa ke Puskesmas Niki-Niki untuk penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Yulius Seran, pengemudi truk tronton, saat ini telah diamankan di Polsek Amanuban Tengah untuk dimintai keterangan.
Satlantas Polres TTS masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, terutama terkait dugaan faktor kecepatan tinggi yang membuat sepeda motor keluar dari jalurnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan di jalur Timor Raya untuk selalu waspada dan menjaga kecepatan kendaraan, terutama saat melintasi medan jalan yang menurun guna menghindari kecelakaan serupa. (*)
Baca juga: Petani Blora Tewas Tertabrak KA Ambarawa Ekspres Sepulang Nyemprot Hama Padi di Sawah