Jika Andoni Iraola Tangani Liverpool, Sepak Bola Heavy Metal ala Juergen Klopp bakal Kembali
Raka Kisdiyatma Galih June 01, 2026 10:33 AM

GLYN KIRK/AFP
Andoni Iraola disebut sebagai kandidat terdepan untuk menjadi pelatih Liverpool.

BOLASPORT.COM - Jika menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih baru, Liverpool berpotensi kembali bermain seperti saat era Juergen Klopp.

Liverpool berpotensi besar kembali ke filosofi heavy metal football jika manajemen klub sukses mendaratkan Andoni Iraola ke Anfield.

Sebelumnya, Liverpool membuat keputusan mengejutkan untuk berpisah dengan Arne Slot pada Sabtu (30/5/2026).

Hal ini membuat manajemen The Reds bergerak cepat untuk mencari penggantinya.

Nama Andoni Iraola muncul ke permukaan sebagai kandidat kuat yang paling menarik perhatian publik.

Iraola sendiri telah memutuskan untuk menyudahi masa bakti di Bournemouth.

Keputusan tersebut membuat sang nakhoda langsung menjadi target dari sejumlah klub top Eropa.

Keberhasilannya di Bournemouth yang membuat ia diminati banyak tim.

Di bawah kepemimpinan pelatih berusia 43 tahun itu, The Cherries berhasil mengamankan tiket Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Mereka finis di peringkat keenam klasemen akhir, hanya terpaut tiga poin dari Liverpool.

Lebih hebatnya lagi, Iraola meninggalkan warisan rekor fantastis, yakni 18 pertandingan beruntun tanpa tersentuh kekalahan di liga.

Jika mampu mendatangkan Iraola, Liverpool berpotensi kembali bermain seperti era Juergen Klopp.

Selama sembilan tahun masa baktinya, Klopp dikenal lewat taktik gegenpressing yang agresif.

Gaya bermain vertikal, cepat, dan menguras fisik inilah yang kemudian disebut sebagai sepak bola heavy metal.

Sayangnya, romansa itu sempat meredup di era Arne Slot.

Di bawah kendali pria Belanda tersebut, raksasa Merseyside bertransisi menjadi tim yang lebih mengandalkan penguasaan bola dan stabil.

Bagi sebagian pendukung setia Liverpool, gaya ini terasa terlalu klinis dan kurang menggugah emosi.

Dikutip BolaSport.com dari Sports Ilustrated, Iraola diprediksi akan membangkitkan kembali gairah heavy metal tersebut lantaran ia menyukai pakem 4-2-3-1 yang agresif, fleksibel, dan menuntut determinasi tinggi dari para pemainnya.

Sentuhan taktis inilah yang membuat Bournemouth bertransformasi menjadi salah satu tim paling agresif di Liga Inggris musim lalu.

Mereka menerapkan pressing yang kompleks dan bervariasi.

Patut ditunggu apakah Liverpool berhasil merekrut Iraola pada musim panas ini.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.