TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Puluhan truk mengantre sepanjang tiga kilometer (km) untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Lantora, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (1/6/2026).
Antrean sudah terjadi sejak satu pekan terakhir lantaran adanya kelangkaan BBM jenis solar.
Sulitnya mendapatkan solar membuat para sopir truk harus bermalam menunggu datangnya mobil tangki Pertamina.
Puluhan truk ini mengantre dari depan SPBU Lantora hingga ke depan gedung DPRD Polman.
Baca juga: Kronologi Pengendara Motor Vario Putih di Mamuju Tengah Tewas Tabrak Truk Terparkir
Baca juga: Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Sekda Pasangkayu Generasi Muda Hidupkan Nilai-nilai Pancasila
Panjangnya antrean kendaraan di depan SPBU Lantora juga menimbulkan kemacetan.
Jejeran truk enam hingga 10 roda ini mengambil sebagian bahu jalan yang merupakan ruas Jalan Trans Sulawesi.
Kondisi tersebut membuat pengendara yang melintas harus mengurangi kecepatan dan tidak dapat saling mendahului.
"Sejak semalam saya menunggu, biasanya pagi ini datang mobil tangki Pertamina membawa solar," kata sopir truk, Suaib, kepada wartawan.
Dia menyebut kondisi sulitnya memperoleh solar di Polman sudah terjadi sejak satu pekan terakhir.
Setiap truk yang mulai kehabisan solar harus mengantre lama, bahkan hingga satu hari, saat berada di wilayah Polman.
Suaib mengatakan kondisi ini menghambat distribusi logistik dan menambah waktu tempuh perjalanan.
"Harusnya kita dapat tiba di tempat tujuan lebih awal, tapi karena sulitnya solar jadi harus menunggu lagi sehari," ungkapnya.
Begitu pula dengan para sopir truk pengangkut material yang turut terhambat bekerja akibat sulitnya mendapatkan BBM jenis solar.
Para sopir berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi atas terjadinya kelangkaan solar di wilayah Polman.
"Karena pasokan yang disalurkan ke SPBU ini belum dapat dinikmati oleh semua masyarakat," ungkapnya. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli