Jakarta (ANTARA) - Alexander Zverev mengatasi awal yang sulit untuk lolos ke perempat final French Open guna diuji bintang tenis muda yang sedang naik daun, Rafael Jodar.
Petenis nomor 3 dunia itu mengalahkan Jesper de Jong 7-6(3), 6-4, 6-1 di Lapangan Philippe-Chatrier pada babak keempat, Minggu (31/5), untuk keenam kalinya berturut-turut mencapai delapan besar turnamen Grand Slam di Paris ini.
"Awalnya agak sulit. Saya tidak mengawalinya dengan baik, sebaliknya dia mengawali dengan sangat cepat dan sangat bagus. Tetapi begitu saya menemukan ritme saya sendiri, saya merasa sangat nyaman di lapangan dan itu adalah hal terpenting bagi saya," kata Zverev seperti dikutip laman ATP.
Zverev sempat tertinggal 0-3 dari peringkat 106 dunia itu, tetapi unggulan kedua itu balik memenangkan laga ini setelah menghabiskan waktu dua jam 14 menit.
"Saya merasa permainan saya sudah bagus, sekarang tinggal menunjukkannya di lapangan pertandingan," ujar Zverev.
Petenis Jerman berusia 29 tahun itu semakin mendekati trofi Grand Slam pertamanya dengan mengkonversi empat dari tujuh break point yang ia dapatkan dari De Jong.
Finalis tiga kali Grand Slam yang termasuk French Open 2024 itu adalah salah satu dari dua petenis Top 10 yang tersisa bersama peringkat enam dunia Felix Auger-Aliassime.
Zverev akan menghadapi Jodar, yang sedang dalam performa terbaiknya, setelah petenis berusia 19 tahun itu mengalahkan Pablo Carreno Busta dengan skor 4-6, 4-6, 6-1, 6-2, 6-2.
"Dia pemain muda yang sangat berbakat," kata Zverev tentang Jodar, yang telah meraih 19 kemenangan di lapangan tanah liat pada 2026, terbanyak di tur.
"Saya harus percaya pada diri sendiri dan saya siap menghadapinya."
Dengan mencapai perempat final Roland Garros kedelapan kalinya, Zverev kini berada di urutan keenam dalam daftar petenis yang paling sering maju ke perempat final turnamen Grand Slamd lapangan tanah liat di era Open itu.
Jika esok mengalahkan Jodar, Zverev akan untuk kelima kalinya melaju ke semifinal French Open.





