Kembalinya Manchester United ke Liga Champions musim depan menjadi langkah penting dalam kebangkitan klub. Namun, untuk bersaing memperebutkan trofi paling bergengsi di Eropa, skuad asuhan Michael Carrick dinilai masih membutuhkan sejumlah tambahan pemain berkualitas.
Meski menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa musim terakhir, Setan Merah masih dianggap tertinggal dibandingkan tim-tim elite seperti Arsenal, Paris Saint-Germain, Inter Milan, dan Manchester City yang lebih difavoritkan untuk menjuarai Liga Champions 2026/2027.
Sejumlah nama pun disebut-sebut bisa menjadi kepingan penting yang membantu Manchester United mewujudkan ambisi meraih gelar Eropa.
Lini tengah menjadi sektor yang diyakini akan mendapatkan perhatian serius pada bursa transfer musim panas. Manchester United disebut membutuhkan setidaknya satu atau dua gelandang baru agar mampu mengontrol permainan saat menghadapi lawan-lawan kelas dunia.
Gelandang Italia, Sandro Tonali, dianggap sebagai target utama Michael Carrick. Pemain milik Newcastle United itu dinilai memiliki kemampuan komplet untuk mengatur tempo permainan dan memperkuat keseimbangan tim.
Meski demikian, Newcastle kabarnya mematok harga sekitar 100 juta poundsterling atau setara Rp2,2 triliun, sehingga negosiasi diperkirakan tidak akan mudah.
Nama lain yang masuk radar adalah Elliot Anderson. Gelandang milik Nottingham Forest tersebut tampil impresif di Premier League dan disebut mampu memberikan dimensi baru bagi lini tengah United.
Anderson bahkan diprediksi dapat membangun chemistry yang baik dengan Kobbie Mainoo, terutama jika keduanya tampil bersama di turnamen internasional musim panas ini.
Namun, Nottingham Forest dikabarkan memasang harga mencapai 115 juta poundsterling atau sekitar Rp2,53 triliun.
Di sektor sayap, Manchester United juga dikaitkan dengan talenta muda berbakat, Yan Diomande.
Pemain berusia 19 tahun itu disebut sebagai salah satu prospek terbaik Eropa saat ini. Meski bukan prioritas utama, kehadirannya diyakini dapat meningkatkan kualitas serangan United dalam jangka panjang.
Penyerang milik RB Leipzig tersebut memiliki klausul pelepasan sekitar 86 juta poundsterling atau setara Rp1,89 triliun. Selain United, sejumlah klub besar lain seperti Liverpool dan PSG juga dikabarkan meminatinya.
Untuk memperkuat pertahanan, nama Micky van de Ven menjadi salah satu opsi menarik.
Bek asal Belanda itu tetap tampil menonjol meski musim Tottenham Hotspur berjalan kurang memuaskan. Kecepatan, kemampuan membaca permainan, serta kualitas distribusi bolanya dianggap sangat cocok dengan gaya bermain yang ingin diterapkan Carrick.
Van de Ven juga dinilai bisa menjadi pengganti ideal bagi Matthijs de Ligt apabila bek tersebut dilepas karena masalah cedera yang berulang.
Posisi bek kanan juga disebut perlu diperkuat. Penampilan Diogo Dalot dinilai belum cukup untuk membawa Manchester United bersaing di level tertinggi Eropa.
Karena itu, nama Nordi Mukiele masuk dalam daftar kandidat. Meski tidak setenar pemain lain, Mukiele dianggap memiliki kemampuan bertahan yang solid, aktif membantu serangan, serta memiliki lemparan ke dalam jarak jauh yang bisa menjadi senjata tambahan.
Sementara itu, sektor bek kiri juga membutuhkan pelapis berkualitas bagi Luke Shaw.
Pilihan yang dianggap ideal adalah Nathaniel Brown dari Eintracht Frankfurt.
Bek berusia 22 tahun tersebut memiliki kecepatan tinggi, kemampuan menggiring bola yang baik, serta agresivitas dalam melakukan tekanan kepada lawan. Brown dinilai dapat menjadi solusi jangka panjang untuk posisi bek kiri Manchester United.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda tersebut, Manchester United diyakini bisa meningkatkan daya saing mereka di Liga Champions. Namun, realisasi transfer tentu bergantung pada kemampuan klub memenuhi tuntutan finansial yang nilainya mencapai triliunan rupiah untuk beberapa target utama mereka.