Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati M Syukur Tekankan Disiplin ASN
Heri Prihartono June 01, 2026 03:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Bupati Merangin M Syukur memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Merangin, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat serta staf Pemerintah Kabupaten Merangin, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, serta perwakilan organisasi perempuan dan kemasyarakatan.

Dalam sambutan dan arahannya, M Syukur memberikan perhatian khusus kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Ia mengingatkan bahwa aparatur pemerintah merupakan pelayan masyarakat yang wajib menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui pelayanan publik yang transparan, profesional, dan disiplin.

"Disiplin waktu itu krusial, mulai dari hadir dan pulang sesuai jadwal, hingga menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa menunda-nunda. Selain itu, patuhi seluruh aturan tata tertib ASN dan kerjakan pekerjaan dengan tuntas serta berkualitas," tegasnya.

Selain itu, M Syukur juga menyampaikan pesan kepada para pejabat eselon II, III, dan IV agar senantiasa bersyukur atas amanah jabatan yang diemban.

Menurutnya, dedikasi seorang abdi negara tidak boleh selalu diukur dari aspek materi.

"Saya mengingatkan kepada seluruh ASN yang memiliki jabatan untuk selalu bersyukur karena telah diberi amanah. Tidak semua pekerjaan itu dinilai dari uangnya," ujarnya.

Pada momentum peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut, M Syukur juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Merangin untuk terus menjaga kebersamaan dan menerapkan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Merangin tidak boleh menjadi pemicu perpecahan, melainkan harus menjadi modal utama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan untuk membangun daerah.

"Perbedaan jangan sampai memecah belah. Justru keberagaman itulah kekuatan besar kita untuk membangun Kabupaten Merangin yang maju, mandiri, dan sejahtera," tegasnya.

M Syukur juga berpesan kepada generasi muda di Kabupaten Merangin agar tidak larut dalam perkembangan teknologi tanpa arah moral yang jelas.

Ia meminta generasi penerus bangsa tetap mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi pembentukan karakter yang berintegritas.

"Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai," tutupnya.

(Tribunjambi.com/Frengky Widarta)

Baca juga: Dikelilingi Alam Asri, Air Terjun Sigerincing Jadi Wisata Unggulan Merangin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.