TRIBUNMANADO.CO.ID - Obor Pemuda GMIM, renungan Senin 1 Juni 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada Kisah Para Rasul 2:37-38.
Tema perenungan adalah Hati yang Tertusuk dan Anugerah yang Memulihkan.
Khotbah:
Sobat Obor, Heinrich Bullinger adalah penerus Zwingli di Zürich dan tokoh penting dalam perkembangan teologi perjanjian.
Kebangunan rohani bukan hasil manipulasi emosi, melainkan karya Allah yang berdaulat menyentuh hati yang keras.
Sobat obor, Kisah Para Rasul 2:37 mencatat bahwa pendengar “terharu hatinya.” Kata ini menunjukkan tusukan batin yang dalam, hasil pekerjaan Roh Kudus melalui firman.
Petrus memerintahkan, “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis.” Dalam teologi Reformed, ini berkaitan dengan panggilan efektif dan kelahiran baru.
Allah memanggil orang berdosa melalui Injil, dan Roh memampukan respons iman. Pertobatan bukan usaha manusia untuk mendapatkan anugerah, tetapi respons terhadap anugerah yang sudah bekerja.
Baptisan menjadi tanda dan meterai perjanjian, menegaskan bahwa keselamatan berakar pada janji Allah, bukan pada kekuatan manusia.
Pertobatan sejati mencakup perubahan arah hidup, meninggalkan dosa dan berpaling kepada Kristus dengan iman yang hidup.
Sobat obor, banyak pemuda masa kini hidup dengan dosa tersembunyi: kecanduan pornografi, relasi tidak kudus, kebohongan kecil, atau kemalasan rohani.
Di luar tampak rohani, tetapi hati jauh dari Tuhan. Firman hari ini menantang: apakah hatimu tertusuk? Jangan kebal terhadap teguran firman.
Jangan menunda pertobatan dengan alasan masih muda. Datanglah kepada Kristus sekarang. Ia mengampuni dan memulihkan. Libatkan dirimu dalam persekutuan yang sehat, disiplin doa, dan pembacaan Alkitab yang teratur.
Anugerah Allah tidak hanya menghapus dosa, tetapi membentuk hidup baru.
Biarlah Roh Kudus terus bekerja dalam dirimu, membentuk karakter yang serupa Kristus. Pertobatan bukan sekali jadi, tetapi proses seumur hidup di bawah anugerah. Amin.
Sumber: sobatobor.com