Manchester United Justru Untung usai Pecat Pelatih yang Dicap Gagal Meski Habiskan Biaya Rp401 M
Arie Noer Rachmawati June 01, 2026 05:33 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Keputusan Manchester United untuk memecat pelatih Ruben Amorim ternyata membawa konsekuensi finansial yang tidak kecil.

Meski dianggap sebagai langkah evaluasi performa tim, pemutusan kerja sama tersebut tetap meninggalkan beban biaya bagi klub.

Amorim resmi ditunjuk sebagai pelatih pada 11 November 2024, sebelum akhirnya diberhentikan pada 5 Januari 2026.

Selama menangani Manchester United, pelatih asal Portugal itu mencatat 24 kemenangan, 18 hasil imbang, dan 21 kekalahan dari total 63 pertandingan Liga Inggris.

Catatan tersebut membuat persentase kemenangannya hanya sekitar 38 persen, yang disebut sebagai salah satu yang terendah untuk pelatih permanen Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.

Meski kontraknya masih tersisa satu tahun, Amorim tetap harus meninggalkan Old Trafford.

Akibat pemecatan tersebut, klub juga perlu membayar kompensasi yang tidak sedikit.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru Manchester United hingga 31 Maret 2026, biaya pemutusan kontrak Amorim yang dicap pelatih gagal mencapai sekitar 16,7 juta pound atau setara Rp401 miliar.

Baca juga: Manchester United Berpeluang Rekrut Rafael Leao Jika Sang Striker Hengkang dari AC Milan

Baca juga: Sindiran Sir Alex Ferguson ke Arsenal usai Gagal Raih Gelar Ganda setelah Kalah dari PSG

Makin Untung Setelah Pecat Pelatih Gagal

Meski harus mengeluarkan biaya besar untuk pemecatan Ruben Amorim, Manchester United justru diperkirakan bisa memperoleh keuntungan di musim berikutnya.

Setelah pergantian pelatih, Manchester United menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih baru.

Di bawah arahannya, performa tim mengalami peningkatan signifikan hingga berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim 2025–2026.

The Red Devils menutup musim di posisi ketiga klasemen Premier League, yang memastikan mereka kembali tampil di kompetisi elite Eropa tersebut.

Kepastian lolos ke Liga Champions ini diperkirakan membawa pemasukan besar bagi klub, dengan nilai berkisar antara 70 hingga 100 juta pound, tergantung sejauh mana mereka melangkah di turnamen.

Selain itu, Manchester United juga berpotensi mendapatkan tambahan pendapatan dari sponsor sebagai dampak langsung dari keberhasilan kembali ke Liga Champions.

"Kami merasa sangat positif tentang kemajuan klub musim ini dan dampak positif yang berkelanjutan dari inisiatif transformasi bisnis kami," kata CEO Man United, Omar Berrada.

"Finis di posisi ketiga di Premier League dan mengamankan kualifikasi ke Liga Champions  musim depan adalah bukti peningkatan performa tim putra kami di lapangan."

"Michael Carrick telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam 17 pertandingan yang telah ia pimpin dan kami senang bahwa ia akan terus menjabat sebagai pelatih kepala," ucapnya.

Menarik untuk menantikan comeback United ke Liga Champions.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.