TRIBUNJAMBI.COM – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dipacu di Provinsi Jambi. Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jambi mengungkapkan sedikitnya lima pemerintah kabupaten (Pemkab) di wilayah tersebut telah menyatakan kesiapan menghibahkan lahan untuk pembangunan gudang penyimpanan pangan baru.
Gudang tersebut nantinya diproyeksikan menjadi pusat penampungan hasil panen petani lokal sekaligus memperkuat distribusi beras di daerah.
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, mengatakan lima daerah yang masuk dalam rencana pembangunan fasilitas tersebut meliputi Kabupaten Bungo, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, Merangin, dan Muaro Jambi.
"Gudang yang dirancang ini nantinya memiliki kapasitas rata-rata 1.000 ton. Untuk mendukung fasilitas tersebut, masing-masing pemerintah daerah menyiapkan lahan hibah seluas sekitar 2,5 hektare," ujar Wiwin beberapa waktu lalu.
Khusus di Kabupaten Muaro Jambi, gudang Bulog direncanakan dibangun di kawasan Kecamatan Taman Rajo dengan luas lahan sekitar satu hektare.
Fasilitas baru tersebut tidak hanya diproyeksikan sebagai tempat penyimpanan beras komersial dan cadangan pemerintah, tetapi juga akan berfungsi sebagai pusat penampungan berbagai komoditas pangan pascapanen milik petani setempat.
Kehadiran gudang penampungan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan penyerapan hasil pertanian serta mendukung sektor penunjang lainnya.
Dengan adanya sebaran gudang baru di lima kabupaten strategis tersebut, distribusi hasil panen ke sejumlah wilayah di sekitarnya diharapkan menjadi lebih cepat. Selain menekan biaya logistik, langkah tersebut juga menjadi strategi penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan daerah serta mendukung program ketahanan pangan nasional. (*)
Baca juga: Bulog Klaim Stok Pangan Aman Jelang Iduladha untuk Tanjabbar