Penutupan Jalan Lenteng Agung Ngaret Dua Jam: Lalu Lintas Semrawut, Akses Permukiman Ikut Macet
Rr Dewi Kartika H June 01, 2026 06:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Penutupan Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang mengarah ke Depok mengalami keterlambatan hingga dua jam dari jadwal yang direncanakan semula.

Jalur utama di kawasan Srengseng Sawah tersebut baru bisa ditutup total pada Senin (1/6/2026) pukul 16.00 WIB atau ngaret dari jadwal yang seharusnya ditutup pada pukul 14.00 WIB.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, titik penutupan jalan dimulai dari perlintasan kereta api di depan Universitas Pancasila. 

Seluruh kendaraan yang hendak menuju ke arah Depok terpaksa dialihkan untuk memutar balik dan diarahkan melalui Jalan M. Kahfi.

Sedangkan kendaraan dari arah Depok tak bisa berputar dan diarahkan untuk lurus ke arah Universitas Pancasila.

Jalur Alternatif Permukiman Lumpuh

Awalnya, sejumlah petugas di lapangan sempat mengarahkan pengendara sepeda motor untuk melintasi jalan-jalan di dalam permukiman warga sebagai jalur alternatif.

Salah satunya sepeda motor menuju Depok diarahkan melalui Jalan Gardu yang berada di dekat titik penutupan.

Namun, kebijakan ini tidak bertahan lama. Volume kendaraan yang membeludak membuat jalanan permukiman mengalami kemacetan total. 

Alhasil, para pemotor memilih berbalik arah kembali ke jalan utama.

Kondisi ini tak pelak membuat arus lalu lintas di depan putaran kereta api menjadi semrawut. 

"Di dalam udah macet total. Malah lebih parah karena enggak gerak sama sekali. Akhirnya pilih putar balik aja," ujar Randi (34) pemotor yang terjebak kemacetan mulai dari Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung.

Lalu lintas kian semrawut lantaran harus antre ketika ada commuter line ruas Jakarta-Bogor yang melintas di perlintasan depan Universitas Pancasila.

Saat kendaraan menumpuk bersamaan dengan momen kereta api yang melintas, memicu antrean panjang yang mengular.

Penutupan Hingga Selasa Subuh

Penutupan jalan ini akan dilakukan sampai Selasa (2/6/2026) pukul 05.00 WIB.

Kasat Lantas Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, menjelaska penutupan dan pengalihan arus lalu lintas ini terpaksa dilakukan karena adanya proyek perbaikan pembetonan jalan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

"Situasi lalin yang dari Jakarta mengarah Lenteng (mengalami pengalihan), mengingat ada pengerasan atau ada pengecoran (jalan yang amblas)," ujar Mujiyanto di lokasi.

Mujiyanto menambahkan, pengendara dari arah Flyover Tapal Kuda maupun Gardu diarahkan memutar untuk mencari rute alternatif.

"Untuk sosialisasi pengalihan yang dari Tapal Kuda kemudian gardu diarahkan ke Moh. Kahfi yang arah ke Depok. Sementara sosialisasi kemudian masyarakat yang mengarah Depok mohon maaf agak terganggu supaya mencari alternatif," tuturnya.

Pihak kepolisian bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus bersiaga di lokasi untuk mengatur jalannya pengalihan arus. 

Sesuai target, pengerjaan pembetonan ini akan dikebut hingga esok subuh agar aktivitas masyarakat tidak terganggu pada hari kerja.

"Dijadwalkan sampai jam 5 pagi esok, supaya dari SDA untuk pengerasan jalannya biar maksimal. Biar nanti besok pada saat selesai libur sudah normal, diupayakan. Itu dari SDA ya, kita kan bantu Dishub untuk pengalihan," jelas Mujiyanto.

Bagi pengendara yang ingin menuju Depok, ia mengimbau untuk menghindari kawasan Lenteng Agung malam ini dan memanfaatkan jalur alternatif lain.

"Yang penting alternatif jalur-jalur yang mengarah ke Depok mencari yang arah ke Kahfi, masuk ke Setu arah ke Margonda Depok," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.