Sindikat Curanmor Asal Lampung Dibekuk di Karawang, Polisi Kejar Jaringan Lintas Provinsi
Budi Sam Law Malau June 01, 2026 07:19 PM

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG – Upaya Polres Karawang dalam memberantas kejahatan jalanan kembali membuahkan hasil.

Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Lampung Timur berhasil diringkus setelah diduga terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang.

Penangkapan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Jaran Lodaya yang tengah digencarkan kepolisian untuk menekan angka kejahatan kendaraan bermotor yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

Baca juga: Aksi Curanmor di Cilandak Jakarta Selatan, Pelaku Menyamar Jadi Karyawan Warung Pecel Lele

Tak hanya berhenti pada penangkapan satu pelaku, aparat kini tengah memburu kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.

Polisi menduga aksi pencurian tersebut bisa saja melibatkan sindikat curanmor lintas provinsi yang menjadikan Karawang sebagai salah satu wilayah operasinya.

Berawal dari Laporan Kehilangan Honda Scoopy

Kasus ini terungkap setelah seorang warga melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Scoopy yang sebelumnya diparkir di wilayah Kutamaneh, Kecamatan Tegalwaru.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian.

Tim gabungan dari Polsek Tegalwaru bersama Unit II Jatanras Satreskrim Polres Karawang bergerak melakukan serangkaian penyelidikan guna melacak keberadaan pelaku dan kendaraan yang hilang.

Hasil kerja cepat aparat akhirnya membuahkan hasil. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku, melakukan pengejaran, hingga menangkap terduga pencuri beserta barang bukti kendaraan hasil kejahatan.

Penangkapan ini sekaligus menjadi bukti bahwa laporan masyarakat menjadi elemen penting dalam membantu pengungkapan tindak kriminal di wilayah Karawang.

Baca juga: Komplotan Curanmor dengan Senjata Api di Depok Jabar Ditangkap Polisi, 2 Pelaku Ditembak di Kaki

Pelaku Berasal dari Lampung Timur

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, membenarkan penangkapan tersebut.

Menurutnya, pelaku yang berhasil diamankan merupakan warga Kabupaten Lampung Timur yang diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor di Karawang.

“Pelaku yang diamankan merupakan warga Lampung Timur yang melakukan aksi pencurian sepeda motor di Karawang,” kata Ipda Cep Wildan, Senin (1/6/2026).

Meski pelaku sudah ditangkap, penyidik belum menutup kasus ini. Polisi masih terus melakukan pengembangan guna memastikan apakah tersangka bekerja sendiri atau merupakan bagian dari kelompok terorganisasi yang lebih besar.

“Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan pelaku lainnya,” ujarnya.

Polisi Curigai Adanya Sindikat Lintas Provinsi

Munculnya pelaku dari luar daerah memunculkan dugaan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri.

Penyidik kini menelusuri kemungkinan adanya sindikat curanmor lintas provinsi yang beroperasi secara sistematis dengan target wilayah-wilayah tertentu di Jawa Barat, termasuk Karawang.

Fenomena kejahatan kendaraan bermotor yang melibatkan pelaku dari luar daerah bukan hal baru.

Dalam sejumlah kasus sebelumnya, jaringan curanmor kerap bekerja secara terorganisasi, mulai dari pencurian, pemalsuan dokumen kendaraan, hingga distribusi motor hasil curian ke berbagai daerah.

Karena itu, Polres Karawang berupaya mengurai seluruh mata rantai jaringan agar tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi juga mengungkap aktor lain yang berada di belakang aksi pencurian tersebut.

Baca juga: Depok Darurat Curanmor, Motor Warga Perumahan Digasak Kurang dari 2 Menit

Operasi Jaran Lodaya Terus Digencarkan

Polres Karawang menegaskan bahwa operasi pemberantasan kejahatan jalanan akan terus ditingkatkan.

Fokus penindakan tidak hanya menyasar pelaku curanmor, tetapi juga berbagai tindak kriminal lain seperti pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas).

Menurut Ipda Cep Wildan, Operasi Jaran Lodaya menjadi salah satu strategi utama untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan yang selama ini meresahkan masyarakat.

Keberhasilan pengungkapan kasus di Tegalwaru diharapkan menjadi peringatan bagi para pelaku kriminal bahwa aparat tidak akan memberikan ruang bagi aksi kejahatan di wilayah hukum Karawang.

Pesan Tegas untuk Pelaku Kejahatan

Polres Karawang juga menyampaikan peringatan keras kepada para pelaku kejahatan yang mencoba menjadikan Karawang sebagai lokasi operasi mereka.

Kapolres Karawang melalui Kasi Humas menegaskan bahwa aparat akan bertindak tegas tanpa memandang asal-usul pelaku.

“Karawang bukan tempat yang aman bagi pelaku kriminal. Siapa pun pelakunya dan dari mana pun asalnya, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas warga serta aktivitas ekonomi di Kabupaten Karawang.

Dengan pengungkapan kasus ini, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian kendaraan bermotor, termasuk menggunakan kunci pengaman tambahan dan memarkir kendaraan di lokasi yang aman.

Polisi juga meminta warga segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindak kriminal, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan lebih cepat sebelum kejahatan terjadi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.