TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar meninggalnya William Thio dalam kecelakaan maut di kawasan depan Korem Manado, Senin (1/6/2026) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekannya di Komunitas Kawasaki Ninja.
Di mata sesama anggota komunitas, William dikenal sebagai pribadi yang ramah, mudah bergaul, dan selalu menjalin hubungan baik dengan siapa saja.
Kepergiannya secara mendadak membuat banyak rekan merasa kehilangan sosok yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan komunitas otomotif di Kota Manado.
Sejumlah anggota Komunitas Kawasaki Ninja mengenang William sebagai sosok yang tidak pernah membeda-bedakan orang dan selalu siap membantu ketika dibutuhkan.
Dalam setiap kegiatan touring maupun pertemuan komunitas, ia dikenal mampu menciptakan suasana akrab dan penuh kebersamaan.
“Thio orangnya baik, ramah, dan mudah bergaul dengan siapa saja. Kami sangat kehilangan,” ungkap Aldo salah satu rekan komunitas saat diwawancarai Tribun Manado, di rumah duka yang Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua.
Senada salah satu teman almarhum yang juga datang di rumah duka mengatakan kabar duka tersebut dengan cepat menyebar di kalangan komunitas mereka.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Depan Korem Manado, William Thio Tewas, Korban Tabrak Motor di Depannya
Ucapan belasungkawa dan doa mengalir melalui berbagai grup percakapan serta media sosial sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Pasalnya, Thio dinilai sebagai salah satu anggota yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama anggota komunitas.
Kehadirannya selama ini turut memberi warna dalam berbagai aktivitas yang dijalankan Komunitas Kawasaki Ninja.
Sehingga kepergian Thio akibat kecelakaan maut itu menjadi duka yang mendalam bagi keluarga besar Komunitas Kawasaki Ninja.
“Selamat jalan, sahabat. Kenangan kebersamaanmu akan selalu hidup dalam hati keluarga dan rekan-rekan komunitas,” ungkap sambil meminta namanya tidak ditulis.
(TribunManado.co.id/Fer)