Ibu Muda Tewas Dipukuli Suami, Korban Ditemukan Warga di Samping Anaknya yang Sedang Menangis
Eko Setiawan June 01, 2026 08:42 PM

 

TRIBUNBATAM.id, KENDARI - Menjadi korban KDRT, seorang ibu muda yang masih berumur 24 tahun tewas meregang nyawa.

Saat ditemukan, kondisi korban terlihat mengalami memar disekujur tubuhnya.

Pelaku dalam hal ini merupakan suaminya. Usai melakukan aksi bejatnya, sang suami melarikan diri.

Kejadian naas tersebut dialami oleh seorang ibu muda di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (30/5/2026).

Perumahan korban berinisial AS (24) itu berada di kawasan Desa Ambepua, Kecamatan Ranomeeto.

Saat ditemukan korban terbaring tak berdaya bersama anak semata wayang berusia sekitar dua tahun.

Mirisnya korban baru saja merayakan ulang tahun ke 24 pada Kamis (28/5/2026).

Sementara pada tubuh korban ditemukan memar pada wajah, lengan, bahu hingga paha.

Kasat Reskrim Polresta Kendari,  AKP Welliwanto Malau, membenarkan penemuan mayat wanita.

“Iya benar korban AS ditemukan tak bernyawa, sementara pada tubuhnya ditemukan luka memar, dan saat ini kami tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab hilangnya nyawa,” ungkapnya Sabtu (31/5/2026). 

Korban KDRT

Seorang ibu muda ditemukan merenggang nyawa di rumahnya sendiri di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (30/5/2026).

Perumahan korban berinisial AS (24) itu berada di kawasan Desa Ambepua, Kecamatan Ranomeeto.

Saat ditemukan korban terbaring tak berdaya bersama anak semata wayang berusia sekitar dua tahun.

Sang anak menangis histeris yang terus membangunkan ibunya.

Anak sekecil itu hanya mengira ibunya masih tertidur pulas. Padahal kondisi ibunya sudah tidak bernyawa lagi.

Warga yang menemukan tak kalah haru, ia langsung menggendong sang anak dan memberikan ke warga lainnya kalau korban sudah tiada.

Mirisnya korban baru saja merayakan ulang tahun ke 24 pada Kamis (28/5/2026).

Sementara pada tubuh korban ditemukan memar pada wajah, lengan, bahu hingga paha.

Kasat Reskrim Polresta Kendari,  AKP Welliwanto Malau, membenarkan penemuan mayat wanita.

“Iya benar korban AS ditemukan tak bernyawa, sementara pada tubuhnya ditemukan luka memar, dan saat ini kami tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab hilangnya nyawa,” ungkapnya Sabtu (31/5/2026). (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.