TribunGayo.com, NASIONAL - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini berhasil menguat, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Akhir Perdagangan, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Ditutup Melemah, Tembus Rp17.881
Di pasar spot, rupiah hari ini ditutup di posisi Rp17.805 per dolar AS.
Jika dibandingkan dengan posisi pada akhir perdagangan, Jumat (30/5/2026) sore, yang berada di Rp17.881 per dolar AS, rupiah tercatat berhasil menguat 0,43 persen.
Namun, pengutan tersebut belum mampu membawa mata uang Garuda keluar dari level terlemah sepanjang masa.
Nilai tukar mata uang Asia masih didominasi dengan pergerakan melemah terhadap dolar AS.
Pergerakan menunjukkan rupiah Indonesia menjadi mata uang dengan penguatan paling besar di kawasan Asia 0,43 persen.
Rupee India juga mengalami penguatan, yakni sekitar 0,01 persen.
Selanjutnya, yuan China menguat 0,01 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,24 persen.
Diikuti, peso Filipina yang turut melemah 0,22 persen terhadap the greenback.
Disusul, won Korea Selatan yang terlihat melemah 0,16 persen di sore ini.
Dan yen Jepang yang juga terlihat melemah signifikan 0,12 persen.
Kemudian dolar Singapura melemah 0,06 persen, dolar Taiwan melemah 0,03 persen, dolar Hong Kong melemah 0,01 persen dan ringgit Malaysia melemah 0,005 persen.
Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini 29 Mei 2026 Melemah Tipis, Cek Kursnya
Berikut rincian pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS pada Senin (1/6/2026):
Namun, sejumlah mata uang justru mengalami pelemahan terhadap greenback, di antaranya:
Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini 28 Mei 2026 Tembus Rp17.857, Rekor Terlemah