Fantastis! Pemerintah Siapkan Anggaran Rp610 Miliar untuk Perbaiki Jalan Nasional di Bener Meriah
Sri Widya Rahma June 01, 2026 10:53 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - ​Pemerintah akan membangum dua jembatan di Kawasan Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah serta perbaikan ruas jalan nasional Bireuen-Takengon dengan total estimasi anggaran mencapai Rp610 miliar.

Kedua infrastruktur tersebut ialah Jembatan Werlah sepanjang 60 meter dan Jembatan Simpang Lancang sepanjang 45 meter yang saat ini jadi jalan alternatif lintas provinsi.

Hal ini usai jalur utama kawasan Enang-enang lintas nasional yang menghubungkan wilayah pesisir dengan dataran tinggi Gayo itu lumpuh total selama berbulan-bulan usai dihantam bencana pada akhir tahun 2025.

Baca juga: Warga Buka Jalan Enang-enang Bener Meriah, BPJN Aceh: Tanah Labil, Tetap Lewat Jalur Alternatif

Penjelasan Plt Dinas PUPKP Bener Meriah

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas PUPKP Kabupaten Bener Meriah, Alpahmi kepada TribunGayo.com Senin (1/6/2026), mengatakan bahwa informasi tersebut didapatkan langsung dari pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh saat melakukan peninjauan langsung ke lapangan pada hari Jumat (29/5/2026) lalu.

Maka secara rinci, Jembatan Werlah berkontruksi rangka baja direncanakan memiliki bentang sepanjang 60 meter dengan alokasi anggaran mencapai Rp60 miliar.

Sementara Jembatan Simpang Lancang dengan kontruksi tipe yang sama akan dibangun sepanjang 45 meter dengan dukungan dana sebesar Rp50 miliar. 

"Kedua proyek jembatan di jalur alternatif, saat ini sudah memasuki proses lelang, dengan target penyelesaian pengerjaan fisik pada Oktober 2027," ujar Alpahmi.

Baca juga: Jalan Nasional Enang-enang Bener Meriah Masih Lumpuh, Warga Swadaya Turun Tangan Bersihkan Longsor

Rekonstruksi Menyeluruh Kawasan Enang-enang Capai Rp500M

Sementara di sisi lain, rencana besar juga tengah disiapkan untuk rekonstruksi permanen di lintas nasional kawasan Enang-enang.

Berdasarkan data rencana aksi tanggap pascabencana Aceh, proyek untuk jalan dan Jembatan Enang-enang dijadwalkan memulai tahapan perencanaan desain, tender, hingga pelaksanaan konstruksi pada tahun 2027, dengan target rampung secara keseluruhan pada tahun 2028.

Estimasi total biaya yang dibutuhkan untuk rekonstruksi menyeluruh di kawasan Enang-enang ini diperkirakan mencapai angka Rp500 miliar. 

Kendati demikian, Pahmi mengingatkan bahwa angka tersebut masih bersifat perkiraan awal, mengingat kepastian anggaran baru bisa dipegang setelah program tersebut resmi masuk dan tercantum dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

"Untuk rekonstruksi jalan enang enang dan jembatan diperkirakan mereka mencapai Rp500 miliyar, tapi sebelum ada dalam Dipa kan belum tau kita, ini perkiraan," bebernya.

Kemudian Alpahmi menghimbau dan meminta masyarakat untuk bersiap serta mendukung penuh proses pembangunan.

"Karena penanganan ini butuh kesabaran kita semua. Mari bersama kita dukung pembangunan ini demi Bener Meriah yang lebih maju dan sejahtera," pungkasnya. (*)

Baca juga: Jalur Wih Porak di Bener Meriah Kerap Lumpuh, Salwani Desak Perbaikan Jalan Utama Enang-enang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.