Banjir dan Longsor Terjang Nunukan Selatan, Puluhan Rumah Terdampak, Masjid Sempat Terendam
Junisah June 01, 2026 07:35 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN-Hujan deras yang mengguyur wilayah Nunukan sejak Minggu malam hingga Senin (1/6/2026) memicu banjir dan tanah longsor di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan mencatat sedikitnya lebih dari 20 rumah terdampak banjir akibat luapan sungai di Kampung Somel RT 07, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan.

Dari jumlah tersebut, empat bangunan, termasuk satu Masjid, sempat terendam air.

Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan Hasanuddin mengatakan, informasi kejadian diterima BPBD Kabupaten Nunukan sekitar pukul 10.00 Wita. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemantauan dan pendataan dampak bencana. 

Baca juga: Banjir di Sembakung Berangsur Surut, BPBD Nunukan Catat Longsor Baru di Desa Atap

"Banjir terjadi akibat luapan air sungai setelah hujan deras yang berlangsung sejak malam hari," kata Hasanuddin.

Tak hanya banjir, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan tanah longsor di kawasan perbukitan Jalan Mamolo menuju Sei Lancang, RT 04, Kelurahan Tanjung Harapan.

Material longsor setinggi sekitar lima meter dengan panjang mencapai 15 meter menutupi sebagian badan jalan.

Meski demikian, akses jalan masih dapat dilalui kendaraan maupun warga yang melintas.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.
BPBD menyebut genangan banjir mulai berangsur surut sekitar pukul 13.00 Wita.

Baca juga: Tiga Desa di Sembakung Nunukan Masih Dikepung Banjir, Beraktivitas Warga Gunakan Perahu

"Banjir berangsur surut dan aktivitas warga kembali berjalan normal," lanjutnya.

Selama proses penanganan, petugas BPBD bersama ketua RT dan warga setempat melakukan pembersihan lumpur serta sampah yang terbawa banjir ke rumah-rumah warga dan masjid.

Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan.

Warga yang tinggal di sekitar wilayah terdampak diminta segera melaporkan jika terdapat potensi bencana maupun kondisi darurat.

BPBD Nunukan mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap ancaman satwa liar seperti buaya yang berpotensi muncul saat banjir melanda kawasan permukiman.

BANJIR DAN LONGSOR - Petugas BPBD Nunukan bersama warga melakukan pembersihan lumpur dan pemantauan lokasi banjir serta tanah longsor di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Senin (1/6/2026). Lebih dari 20 rumah terdampak banjir akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari
BANJIR DAN LONGSOR - Petugas BPBD Nunukan bersama warga melakukan pembersihan lumpur dan pemantauan lokasi banjir serta tanah longsor di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Senin (1/6/2026). Lebih dari 20 rumah terdampak banjir akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari (HO-BPBD Nunukan)

Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kabupaten Nunukan mengerahkan mobil slip on, mesin pompa apung, dan selang untuk membantu proses penanganan di lapangan.

Hingga Senin sore, kondisi di lokasi banjir maupun longsor dilaporkan terkendali dan terus dipantau oleh petugas BPBD Nunukan bersama aparat setempat.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.