Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadispora) Kota Ambon, Richard, optimistis Tim Nasional (Timnas) Argentina mampu mempertahankan gelar juara pada Piala Dunia 2026.
Keyakinan tersebut disampaikan Richard saat diwawancarai TribunAmbon.com melalui sambungan WhatsApp, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Harumkan Nama Indonesia, People Halong Dance Crew Ambon Tembus Top 5 Dunia World of Dance
Baca juga: Tepat Hari Lahir Pancasila, Warga Maraina Tolak Penetapan Batas Taman Nasional Manusela oleh BPKH
Menurutnya, status Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia 2022 menjadi modal kuat untuk kembali meraih trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
“Tim favorit saya tentu Argentina, juara Piala Dunia 2022. Saya yakin mereka bisa mempertahankan gelar juara pada Piala Dunia tahun ini,” ujarnya.
Richard menilai pengalaman para pemain serta mental juara yang dimiliki skuad berjuluk Tim Tango itu menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan di turnamen mendatang.
Sebagai penggemar Argentina, ia meyakini tim berjuluk Albiceleste tersebut masih memiliki kualitas yang cukup untuk kembali melangkah hingga partai puncak.
“Kalau sebagai fans, kami sangat yakin Argentina bisa mempertahankan gelar dan kembali menjadi juara,” katanya.
Richard juga mengaku mengidolakan kapten Argentina, Lionel Messi. Menurutnya, pengalaman dan kepemimpinan Messi masih menjadi faktor penting yang dapat membantu tim meraih hasil maksimal.
Ia bahkan memprediksi Argentina berpotensi bertemu dengan Tim Nasional Spanyol atau Tim Nasional Prancis pada laga final Piala Dunia 2026.
“Pemain favorit saya tentu kapten timnas, Lionel Messi. Kalau di final, kemungkinan Argentina akan menghadapi Spanyol atau Prancis,” tuturnya.
Meski demikian, Richard mengakui persaingan di Piala Dunia selalu berlangsung ketat. Karena itu, ia tidak menutup kemungkinan negara lain juga memiliki peluang untuk tampil sebagai juara.
Menurutnya, seluruh tim peserta tetap harus diwaspadai karena memiliki kualitas dan kesempatan yang sama untuk menciptakan kejutan di turnamen empat tahunan tersebut. (*)