Bruno Fernandes mengakui bahwa jumlah trofi yang diraihnya bersama Manchester United belum sesuai dengan harapannya sejak bergabung di Old Trafford. Meskipun telah memenangkan Piala FA dan Piala Carabao, gelandang kreatif asal Portugal itu tetap bertekad membawa Setan Merah kembali ke puncak sepak bola Inggris.
Fernandes menilik kembali perjalanan trofi di Old Trafford
Kapten Manchester United tersebut mengungkapkan bahwa ia berharap sudah memiliki lebih banyak medali pada tahap kariernya saat ini di Manchester. Pemain berusia 31 tahun itu, yang baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Primer musim ini, telah mengangkat dua trofi domestik sejauh ini, namun ambisinya untuk meraih penghargaan terbesar di dunia sepak bola masih membara.
"Tentu saja, saya ingin memenangkan lebih banyak; ini tidak sepenuhnya seperti yang saya harapkan untuk diri saya maupun klub," ujar Fernandes kepada ESPN. "Namun saya juga mengalami momen-momen luar biasa. Kami berhasil mencapai beberapa final; ada yang kami menangkan, ada juga yang tidak. Namun tujuan saya selalu memenangkan kompetisi terbesar, dan Liga Primer adalah bagian dari itu. Saya masih memiliki mimpi itu dalam diri saya, dan saya berharap bisa mewujudkannya."
Mengejar elit Liga Champions
Setelah penampilan gemilang di paruh kedua musim 2025-26, Manchester United berhasil finis di peringkat ketiga dan memastikan tempat di Liga Champions untuk musim berikutnya. Bagi Fernandes, kembalinya tim ke ajang tertinggi Eropa menjadi hal penting, baik untuk prestise klub maupun ambisi pribadinya sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik di dunia.
"Tentu saja, berada di Liga Champions adalah hal yang paling penting, bisa dibilang kompetisi di mana Anda bisa menghadapi tim-tim terbaik di dunia, di Eropa," tambah Fernandes. "Dan itu adalah sesuatu yang ingin saya lakukan, saya ingin berada di level itu untuk bermain melawan yang terbaik dan menunjukkan bahwa saya pantas berada di level mereka."
Dampak dari Michael Carrick
Sebagian besar optimisme di Old Trafford saat ini muncul berkat penunjukan Michael Carrick. Mantan gelandang Manchester United itu awalnya mengambil alih posisi sebagai pelatih sementara setelah Ruben Amorim meninggalkan klub pada Januari, dan kemudian resmi diangkat sebagai pelatih permanen pada Mei setelah mencatat 12 kemenangan dari 16 pertandingan yang dipimpinnya. Fernandes memuji Carrick karena berhasil menghidupkan kembali semangat dalam skuad yang sebelumnya kesulitan menemukan identitasnya.
"Saya pikir dia membawa energi yang sangat positif ke dalam tim; dia berusaha untuk tetap positif karena kami sedang berada dalam masa transisi pelatih, yang selalu menjadi masa sulit bagi tim," jelas Fernandes. "Dia mencoba untuk tetap positif; tentu saja dia membawa ide-ide baru dan gaya bermain yang berbeda, yang juga penting bagi beberapa pemain untuk kembali menemukan peran utama mereka. Dan hasilnya memang terlihat dari performa kami. Kami berharap bisa terus melanjutkan hal baik ini."
Warisan bersejarah Bruno
Fernandes kini resmi menorehkan namanya dalam sejarah Liga Primer Inggris dengan memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim. Kapten Manchester United itu mencatat 21 assist luar biasa selama musim 2025-26, melampaui rekor lama 20 assist yang sebelumnya dipegang bersama oleh legenda Arsenal Thierry Henry (2002-03) dan gelandang Manchester City Kevin De Bruyne (2019-20). Pencapaian monumental ini menempatkannya di jajaran kreator terbaik sepanjang sejarah liga.
Sejak kedatangannya yang mengubah arah tim di Old Trafford pada Januari 2020, pemain berjuluk 'magico' asal Portugal itu menunjukkan konsistensi dan ketahanan luar biasa. Fernandes telah mencatat 327 penampilan luar biasa untuk Manchester United di semua kompetisi, menjadikannya jantung tak tergantikan dalam tim. Ia telah berkontribusi langsung dalam 215 gol, dengan torehan 107 gol dan 108 assist.