Jude Bellingham Dicadangkan! Alan Shearer Sarankan Inggris Mainkan Morgan Rogers Demi Maksimalkan Harry Kane di Piala Dunia 2026
Budi Santoso June 02, 2026 06:22 AM

Legenda tim nasional Inggris, Alan Shearer, memicu perdebatan besar menjelang Piala Dunia 2026 dengan pernyataannya bahwa Jude Bellingham seharusnya tidak menjadi starter di laga pembuka. Saat Thomas Tuchel menyiapkan skuadnya untuk menghadapi Kroasia, mantan kapten The Three Lions itu menilai perubahan di lini tengah menjadi kunci untuk mengeluarkan potensi terbaik dari Harry Kane.

Shearer pilih Rogers ketimbang Bellingham

Langkah ini mengejutkan banyak penggemar. Shearer menegaskan bahwa Bellingham sebaiknya tidak masuk dalam susunan pemain utama Inggris untuk pertandingan pertama mereka di Piala Dunia.

Meski Bellingham dikenal sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, Shearer berpendapat bahwa gelandang Aston Villa, Morgan Rogers, saat ini lebih cocok untuk menjaga keseimbangan taktik tim.

Berbicara dalam peluncuran kampanye Piala Dunia Betfair, Shearer menyatakan: “Jude tidak akan menjadi starter di laga pertama bagi saya. Saya pikir Thomas akan tetap menggunakan formula yang berhasil dalam laga-laga Inggris sebelumnya: (Elliot) Anderson dan Declan Rice di dasar lini tengah, dengan Morgan Rogers di depan mereka. Saya memperkirakan ia akan memilih tiga pemain itu. Itulah yang akan saya lakukan.”

Maksimalkan kemampuan mencetak gol Kane

Alasan utama di balik keputusan kontroversial Shearer adalah untuk mengoptimalkan performa kapten tim, Harry Kane. Ikon Newcastle tersebut menilai Inggris kesulitan di turnamen-turnamen sebelumnya karena kurangnya pemain yang berani melakukan pergerakan melewati striker — sesuatu yang menurutnya menjadi keunggulan Rogers dibandingkan gelandang kreatif lainnya.

Shearer menjelaskan urgensi taktik ini dengan berkata: “Kita tidak melihat performa terbaik Kane di turnamen sebelumnya beberapa tahun lalu dan saya pikir, untuk mendapatkan versi terbaik dari Harry seperti yang kita lihat di Bayern München musim ini, kamu perlu pemain yang berlari melewatinya dan menembus lini belakang lawan.”

Ia menambahkan: “Kane sangat hebat ketika turun ke dalam untuk menerima bola dan mengatur permainan, tetapi kamu harus memiliki pemain yang bergerak melewatinya, dan sebelumnya kami tidak benar-benar memiliki itu. Jika Inggris ingin tampil baik di turnamen ini, mereka harus mengeluarkan kemampuan terbaik dari Harry.”

Kebangkitan Elliot dan Rogers

Trio lini tengah yang diusulkan Shearer mencakup Elliot Anderson, yang performanya meningkat pesat sejak meninggalkan St James’ Park. Meskipun sulit bagi mantan kapten Newcastle itu melihat pemain muda tersebut meninggalkan klub masa kecilnya, ia mengakui bahwa keputusan itu justru membantu perkembangan Anderson, yang kini siap berduet dengan Rice di panggung dunia.

Membahas pemain Nottingham Forest tersebut, Shearer berkata: “Anderson telah berkembang tiga atau empat tingkat sejak meninggalkan Newcastle. Betapapun menyakitkannya saat ia pergi, langkah itu membuatnya merasa menjadi bagian penting dari timnya sekarang. Ia adalah talenta luar biasa dan akan terus berkembang.”

Persaingan di posisi nomor 10 dan absennya Foden

Meski sorotan tertuju pada Bellingham, Shearer juga menyoroti tantangan yang dihadapi Tuchel dengan melimpahnya talenta di posisi nomor 10. Dengan Phil Foden dan Cole Palmer juga bersaing untuk mendapatkan menit bermain, persaingan semakin ketat.

Menanggapi hal itu, Shearer mengatakan: “Kita berada dalam posisi yang sangat bagus untuk pemain nomor 10. Setidaknya satu, mungkin dua pemain dengan bakat luar biasa harus tersingkir. Phil Foden tidak bermain secara reguler, dan karena itu sulit untuk tampil maksimal. Kita semua tahu betapa berbakatnya dia. Dia hanya mengalami musim yang kurang bagus dibandingkan standar tingginya sendiri. Dia sangat berbakat, tetapi kita belum cukup sering melihat performa terbaiknya musim ini.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.