TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan hari ini mengumpulkan seluruh ketua RT se-Kota Balikpapan di BSCC Dome Balikpapan, untuk mengikuti sosialisasi Program Digitalisasi Perlindungan Sosial dan pemutakhiran data kependudukan, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, ini bertujuan memperkuat peran RT dalam mendata kondisi riil masyarakat, khususnya warga miskin dan penerima bantuan sosial di setiap lingkungan.
Rahmad menegaskan, data yang akurat menjadi kunci agar berbagai program bantuan pemerintah dapat disalurkan tepat sasaran. Karena itu, seluruh ketua RT diminta aktif melakukan pendataan dan validasi warga di wilayah masing-masing.
Selain mendata jumlah warga miskin dan penerima bantuan sosial, RT juga diminta membantu proses verifikasi data peserta BPJS Kesehatan kelas III yang iurannya ditanggung pemerintah.
Pemkot ingin memastikan bantuan tersebut benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Baca juga: Walikota Rahmad Masud Lepas Balikpapan Coastal Running 2026, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Pesisir
Menurut Rahmad, meski pemerintah telah memiliki data by name by address, pembaruan dan validasi tetap diperlukan karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu. Evaluasi data pun dilakukan secara berkala untuk menjaga akurasi informasi.
"Kami mengingatkan bahwa RT merupakan ujung tombak pemerintah di lingkungan masyarakat. Karena itu, RT diharapkan aktif menyampaikan program-program pemerintah sekaligus membantu proses pendataan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan sosial," ujar Rahmad usai mengikuti upacara Pancasila di Halaman Pemkot Balikpapan kemarin. (*)