2 Gempa Bumi Terkini di Jawa Barat Guncang Sukabumi, Terbaru Dini Hari Tadi
Dedy Herdiana June 02, 2026 08:35 AM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Terjadi 2 kali gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Sukabumi pada Minggu jelang tengah malam (1/6/2026) dan Senin dini hari (2/6/2026).

BMKG melaporkan gempa terkini pada Senin (2/6/2026) dini hari mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 00.30 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,5.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 139 Km Selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 19 Km.

"Info Gempa Mag:2.5, 02-Jun-2026 00:30:24 WIB, Lok: 8.20 LS - 106.84 BT, 139 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 19 km ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Senin (2/6/2026) dini hari.

Baca juga: 3 Gempa Terkini di Jawa Barat Guncang Kuningan dan Bandung Sejak Jumat Malam hingga Sabtu Dini Hari

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Minggu jelang tengah malam (1/6/2026) mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 23.08 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,7.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 41 Km Tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 109 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.7, 01-Jun-2026 23:08:48 WIB, Lok: 7.30 LS - 106.75 BT, 41 km Tenggara KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 109 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Minggu (1/6/2026) jelang tengah malam.

Baca juga: Gempa Terkini M 4,6 Guncang Cilacap Benar-benar Dirasakan Warga hingga Pangandaran dan Tasikmalaya

Skala Gempa 

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI: Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

  • Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!
  • Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

  • Jika pada saat gempa sedang berada di dalam rumah atau penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan ajak orang yang ada di sekitarmu.
  • Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.
  • Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

  • Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.
  • Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan. 

4. Di kerumunan

  • JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.
  • Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

  • Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.
  • Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Pusat gempa di laut

  • Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.
  • Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

  • Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.
  • Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.