Merasa Ditipu, Pencaker Formasi 2021 Palang Akes Masuk Kantor Bupati Manokwari
Hans Arnold Kapisa June 02, 2026 09:09 AM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ratusan pencari kerja (Pencaker) Formasi 2021 Kabupaten Manokwari melakukan aksi pemalangan jalan di kawasan Jalan Drs Esau Sesa atau Jalan Sogun, tepat di bawah Kantor Bupati Manokwari, Selasa (2/6/2026).

Aksi dilakukan sebagai bentuk protes atas belum terealisasinya janji pengangkatan pegawai yang sebelumnya disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari kepada peserta Formasi 2021.

Pantauan di lokasi, massa menutup sebagian ruas jalan dengan kayu dan spanduk tuntutan sehingga arus lalu lintas sempat terganggu.

Antrean kendaraan terjadi dari dua arah sebelum aparat kepolisian dan Satpol PP turun melakukan pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Koordinator Lapangan Pencaker Formasi 2021, Oktopilus Renggo, menegaskan aksi ini merupakan puncak kekecewaan setelah berulang kali menyampaikan aspirasi tanpa kepastian.

Baca juga: 541 CPNS dan PPPK Pemkab Manokwari Terima SK dari Bupati Hermus Indou

“Sejak 2024 kami sudah beberapa kali melakukan aksi damai, mulai dari Kantor BKD hingga Kantor Bupati. Namun sampai hari ini belum ada proses maupun hasil yang memberikan kepastian bagi kami,” ujarnya.

Oktopilus mengingatkan bahwa pada 22 Mei 2025, Bupati Manokwari, Hermus Indou, pernah menjanjikan pengangkatan sekitar 120 orang dari Formasi 2021 secara bertahap.

Namun hingga kini janji tersebut belum terlaksana.

“Kami merasa ditipu karena janji itu tidak diwujudkan. Karena itu kami turun ke jalan agar pemerintah dan masyarakat mengetahui persoalan yang kami hadapi,” tegasnya.

Dalam orasi, massa juga menyoroti pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru-baru ini dilakukan pemerintah daerah.

Mereka menilai kuota PPPK seharusnya terpisah dan tidak mengurangi hak peserta Formasi 2021.

Baca juga: DPRK Manokwari Hearing Soal Honorer, Dinkes: Tak Ada Cela Titip Gaji‎

Selain menagih janji pengangkatan, para pencaker mendesak pemerintah membuka formasi baru jika penambahan kuota Formasi 2021 tidak memungkinkan.

“Kami berharap ada solusi. Jika tidak ada lagi penambahan kuota, maka bukalah formasi baru agar kami bisa bersaing secara terbuka dan adil,” kata Oktopilus.

Massa juga meminta perhatian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian PAN-RB, serta instansi terkait untuk memberikan penjelasan resmi atas keterlambatan penyelesaian Formasi 2021.

Mereka menyinggung janji politik Bupati dan Wakil Bupati Manokwari terkait pengangkatan 1.000 pegawai yang hingga kini belum terealisasi.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan Sogun berangsur normal setelah aparat melakukan pengaturan kendaraan dan berkoordinasi dengan peserta aksi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.