Akhir Perkara Siska Wali Kota Kendari Laporkan Suami KDRT, Pemkot Klaim Sudah Damai
Arie Noer Rachmawati June 02, 2026 09:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM - Isu rumah tangga Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran (SKI), dan suaminya, Adriatma Dwi Putra (ADP), tengah menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Kabar tersebut mencuat setelah Siska yang juga politisi Partai NasDem disebut melaporkan suaminya ke pihak kepolisian atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

ADP sendiri merupakan mantan Wali Kota Kendari periode 2017–2018.

Laporan itu diketahui telah disampaikan ke Subdirektorat Remaja, Anak, dan Wanita (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara pada Maret 2026.

Kuasa hukum ADP, Bosman, saat dikonfirmasi pada Senin (1/6/2026), membenarkan adanya laporan tersebut terkait dugaan kasus KDRT yang dilayangkan oleh Siska Karina Imran.

Sementara, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sahuriyanto, mengklaim, isu prahara rumah tangga SKI dan suaminya sudah selesai.

"Benar laporannya sudah lama, sekitar bulan Maret 2026. Ini kan urusan rumah tangga, kami mengedepankan untuk berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan,” kata Bosman.

Baca juga: Sosok Adriatma Dwi, Suami Wali Kota Kendari Siska Karina yang Dipolisikan Karena Dugaan KDRT

Baca juga: Profil Siska Karina Imran, Wali Kota Kendari yang Laporkan Suami Terkait Dugaan KDRT

Masalah Diselesaikan secara Kekeluargaan

Sahuriyanto dalam keterangan resminya, mengatakan, persoalan tersebut telah selesai dan tidak perlu diperpanjang.

Sebab, seluruh pihak terkait sudah bertemu dan menyelesaikannya secara baik melalui pendekatan kekeluargaan.

“Masalah ini sebenarnya sudah clear. Sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan sangat baik. Jadi, tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan atau digoreng menjadi bola liar di luar sana," jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pertanian ini berharap semua pihak bisa lebih bijak dalam menyaring informasi dan menghormati privasi orang lain.

Selain itu, fokus mendukung program-program pembangunan Kota Kendari di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran.

“Roda pemerintahan tetap berjalan normal, Wali Kota tetap fokus bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

“Kami berharap tidak ada lagi penggiringan opini negatif terkait urusan pribadi ini,” kata Sahuriyanto menambahkan.

Sedangkan, kuasa hukum ADP, Bosman, secara terpisah, mengaku belum mendapatkan informasi tentang update status laporan KDRT yang sebelumnya diajukan Siska terhadap ADP.

Dia mengatakan belum mengetahui apakah laporan tersebut telah dicabut atau masih berproses.

“Saya belum tahu apakah sudah dicabut atau belum,” katanya.

Baca juga: Warga Kendari Gotong Balik Mimbar Masjid yang Pernah Disumbangnya Imbas Gagal Jadi Ketua RT

Pernikahan Siska dan ADP

Siska Karima Imran merupakan Wali Kota Kendari periode 2025-2030 sekaligus politisi Partai Nasdem.

Sang suami Adriatma Dwi Putra (ADP) juga pernah memimpin kota ini.

Namun periode kepemimpinannya sangat singkat, 9 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018, gegara tersandung masalah hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ADP mewarisi darah politik ayahnya, Asrun, yang merupakan Wali kota Kendari periode 2007-2012 dan 2012-2017.

Sementara, Siska merupakan anak dari mendiang Imran, sosok Bupati Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra, periode 2005-2015.

Pasangan Siska dan ADP menikah pada 23 Juli 2016 silam dan telah dikaruniai 3 anak, masing-masing 2 perempuan dan 1 laki-laki.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.