Bagaimana Taktik Andoni Iraola Dapat Mengubah Nasib Liverpool Musim Depan
Rina Kusumawati June 02, 2026 10:41 AM

Liverpool baru saja memutuskan untuk memecat Arne Slot setelah menjalani musim yang tidak konsisten di Liga Premier. Kini, Andoni Iraola menjadi kandidat terkuat untuk mengambil alih posisi manajer baru di klub asal Merseyside tersebut. Direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, sebelumnya menunjuk pelatih asal Spanyol itu sebagai pelatih kepala Bournemouth pada musim panas 2023, saat ia masih bekerja untuk klub tersebut. Sejak saat itu, Iraola berkembang menjadi salah satu manajer terbaik di Liga Premier. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika The Reds kini dikaitkan dengan pelatih asal Spanyol tersebut dalam upaya mereka memulai era baru setelah musim mengecewakan di bawah Slot.

Iraola berhasil membawa Bournemouth finis di posisi keenam Liga Premier musim lalu, hanya tertinggal tiga poin dari Liverpool yang berada di urutan kelima. Meski gagal meraih tiket ke Liga Champions UEFA pada hari terakhir kompetisi, pelatih asal Spanyol itu tetap pantas mendapat pujian besar karena berhasil membawa The Cherries mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 18 pertandingan beruntun sepanjang musim tersebut.

Sebagai pelatih Bournemouth, Iraola kerap menggunakan formasi 4-2-3-1, mirip dengan yang biasa diterapkan Slot di Liverpool musim lalu. Karena itu, proses transisi mungkin akan berjalan mulus jika Iraola mampu memaksimalkan potensi para pemainnya di klub Merseyside tersebut.

Kontrak Iraola akan berakhir pada akhir bulan ini, yang bisa membuka peluang bagi Liverpool untuk merekrutnya sebagai pelatih kepala baru pada musim panas ini. Namun, masih perlu dilihat apakah ia mampu menghadapi ekspektasi besar yang selalu mengiringi jabatan manajer di Anfield.

Seperti yang telah disebutkan, Iraola sangat gemar menggunakan formasi 4-2-3-1. Hal ini menjadikannya sosok ideal untuk memaksimalkan peran Florian Wirtz di posisi nomor sepuluh, dengan dukungan dari Rio Ngumoha, Cody Gakpo, dan Jeremie Frimpong di sektor sayap.

Klub Merseyside itu akan memiliki Alexander Isak yang bugar untuk musim baru. Namun, cedera jangka panjang Hugo Ekitike dan kepergian Mohamed Salah membuat Iraola harus menambal beberapa posisi penting di skuad Liverpool jika ia resmi mengambil alih kursi pelatih musim panas ini.

Mengubah nasib Liverpool menjadi lebih baik mungkin membutuhkan waktu, tetapi Iraola dikenal mampu bekerja dengan anggaran terbatas. Oleh karena itu, ia tidak akan kesulitan mencari pemain-pemain berbakat dengan harga terjangkau untuk memperkuat The Reds pada bursa transfer kali ini.

Iraola juga dikenal gemar meminta timnya menekan lawan sejak lini depan serta membangun serangan cepat dan langsung ketika menguasai bola. Gaya permainan semacam ini sangat sesuai dengan ekspektasi para pendukung Liverpool yang merindukan sepak bola atraktif di Anfield. Dengan demikian, taktik yang diterapkan Iraola berpotensi mengubah nasib Liverpool musim depan jika ia mampu menjalani musim panas yang sukses di bursa transfer sebelum pramusim dimulai.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.