TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Seorang warga di Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi korban penganiayaan menggunakan parang pada Selasa (2/6/2026) dini hari.
Pelaku diketahui merupakan seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku selama ini dikenal warga sekitar sering menunjukkan perilaku yang tidak stabil.
Baca juga: Polisi di Selayar Alami Patah Tulang Usai Diserang ODGJ, Kini Dirawat di Rumah Sakit
Baca juga: Wanita Diduga ODGJ Berkeliaran Ka dinsos Mamuju Sebut Tugas Dinkes untuk Tangani
Wanita tersebut kerap marah-marah tanpa alasan yang jelas saat berada di tempat umum.
Namun, belum diketahui pasti apa yang memicu aksi penyerangan menggunakan senjata tajam jenis parang tersebut hingga melukai korban.
Kapolsek Tapalang, IPTU Amiruddin, membenarkan adanya insiden berdarah yang menimpa salah satu warga Desa Dungkait tersebut.
Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat membeberkan kronologi lengkap, termasuk identitas korban maupun motif di balik peristiwa penganiayaan tersebut.
"Masih di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujar Amiruddin singkat saat dikonfirmasi, Selasa pagi. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi