TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berkendara di bawah pengaruh alkohol, seorang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Ardiansyah (35) mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal hingga tewas mengenaskan.
Ardiansyah menghembuskan napas terakhir si tempat kejadian perkara (TKP) setelah sepeda motor Honda Vario yang dikendarainya oleng dan menabrak beton taman di Jalan PB Sudirman.
Tepatnya di depan Gedung Lab Bersama Kampus Unud Sudirman KM 2, Dauh Puri Klod, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali pada Senin 1 Juni 2026, sekitar pukul 23.35 WITA.
Kemudian kejadian dilaporkan ke pihak kepolisian pada Selasa 2 Juni 2026, pukul 00.10 WITA dan langsung dilakukan olah TKP.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Cokroaminoto Denpasar Bali, Truk Kabur, Pemotor Tewas Terlindas
Korban yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi DK 5514 ACC diketahui membonceng rekannya, sesama ABK berinisial R (30), dalam kondisi sama-sama terpengaruh minuman beralkohol.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban bergerak dari arah utara menuju ke arah selatan.
"Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya karena posisinya oleng ke arah kiri," kata Kasubnit Laka Satlantas Polresta Denpasar, Ipda Nila Cahyaning Wisnu kepada Tribun Bali.
"Motor kemudian langsung menabrak beton taman yang berada di sisi timur jalan. Dari tubuh pengendara juga tercium menyengat bau minuman beralkohol," imbuhnya.
Benturan keras tersebut berdampak fatal bagi Ardiansyah. Pria asal Kampung Sindang Barang, Pasireurih, Tamansari, Bogor ini mengalami luka parah di bagian vital yang menyebabkan nyawanya tidak tertolong di lokasi kejadian.
"Pengendara sepeda motor mengalami luka robek parah hingga kepala pecah, darah juga keluar dari telinga kanan, telinga kiri, serta hidung," urainya.
"Ada juga luka lecet di kedua kakinya. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian," jelas Ipda Nila.
Sementara itu, rekan korban yang dibonceng, yakni R yang merupakan warga asal Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, beruntung dapat selamat dari maut.
R hanya mengalami luka-luka ringan berupa lecet pada lutut kaki kanan dan kiri, jari kaki kiri, serta tangan kanan.
Petugas medis yang memeriksa di lokasi memastikan R tidak perlu menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dari tubuh R juga tercium aroma alkohol yang kuat.
Setelah menerima laporan, Tim Medis dari Pusdalops dan Ambulance Pantastis BPBD Kota Denpasar Pos Juanda segera dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 00.30 WITA untuk melakukan penanganan.
Jenazah Ardiansyah langsung dievakuasi oleh petugas menuju Kamar Jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah) Denpasar. (*)