TRIBUNSORONG.COM, SORONG – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026 sebagai momentum memperkuat nilai kebangsaan sekaligus menegaskan komitmen pembinaan bagi purna Paskibraka.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong Hendrikus Momot menyatakan, bahwa agenda nasional ini dilaksanakan bersama Sekretariat Daerah dan Bagian Pemerintahan.
Baca juga: Hari Lahir Pancasila di Sorong Selatan Bendera Dikibarkan Setengah Tiang, Kenang Ryamizard Ryacudu
Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat pentingnya menjaga Pancasila sebagai pemersatu keberagaman bangsa.
"Hari ini kita memperingati lahirnya Pancasila sebagai dasar negara yang luar biasa. Negara mengakui Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai landasan utama kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Hendrikus kepada TribunSorong.com, Senin (1/6/2026).
Ia menilai, nilai ketuhanan dalam Pancasila adalah kekuatan utama Indonesia untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.
Pada momentum ini, Hendrikus juga menegaskan bahwa Pemkot Sorong berkomitmen terus membina purna Paskibraka yang telah bertugas pada periode 2023–2025.
Baca juga: Dinas Perhubungan Kota Sorong Berupaya Aktifkan Kembali Angkot Jalur C
Pihaknya memastikan para alumni pengibar bendera tersebut tidak akan ditelantarkan, melainkan tetap dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah.
"Negara tidak akan membiarkan mereka. Kami terus melibatkan purna Paskibraka dalam kegiatan pembinaan untuk memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan mereka," tegasnya.
Hendrikus berharap, keterlibatan aktif purna Paskibraka ini dapat mencetak generasi muda yang berjiwa nasionalis, memiliki kepemimpinan kuat, dan berdedikasi tinggi kepada bangsa. (tribunsorong.com/ismail saleh)