TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasangkayu mengevakuasi sarang tawon vespa yang mengancam keselamatan anak-anak di TK Islam Tunas Harapan, Dusun Lelumpang, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Selasa (2/6/2026).
Sarang tawon berukuran sekitar sebesar bola tersebut ditemukan menempel di lingkungan sekolah dan dikhawatirkan membahayakan para murid yang setiap hari beraktivitas di lokasi itu.
Laporan keberadaan sarang tawon diterima petugas sekitar pukul 08.00 WITA dari warga bernama Nur Pidda.
Baca juga: Warga di Tapalang Barat Mamuju Diparangi Wanita Diduga ODGJ saat Dini Hari
Baca juga: Bahayakah Keselamatan Warga, Damkar Polman Musnahkan 3 Sarang Tawon di Wonomulyo
Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit rescue Damkar Pasangkayu langsung diterjunkan ke lokasi.
Petugas tiba di TK Islam Tunas Harapan sekitar pukul 08.30 WITA dan segera melakukan asesmen sebelum proses evakuasi dilakukan.
Danru Piket Damkar Pasangkayu, Basir, saat dikonfirmasi mengatakan keberadaan sarang tawon vespa tersebut berpotensi membahayakan keselamatan anak-anak maupun tenaga pendidik di sekolah.
"Lokasi sarang berada di lingkungan sekolah sehingga cukup berisiko. Apalagi anak-anak sering bermain dan beraktivitas di sekitar area tersebut. Karena itu kami segera melakukan penanganan setelah menerima laporan," ujarnya.
Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan perlengkapan pelindung lengkap untuk menghindari sengatan tawon yang dikenal agresif dan berbahaya apabila merasa terganggu.
Petugas juga menggunakan cairan insektisida semprot untuk melumpuhkan koloni tawon sebelum sarang diturunkan.
Setelah dipastikan aman, sarang kemudian dimasukkan ke dalam karung dan diamankan agar tidak lagi menimbulkan ancaman bagi warga sekitar maupun lingkungan sekolah.
Basir mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sendiri sarang tawon vespa, terutama yang berukuran besar.
Menurut dia, tawon vespa dapat menyerang secara berkelompok dan sengatannya berisiko menyebabkan cedera serius, khususnya bagi anak-anak dan orang yang memiliki alergi.
"Kami mengimbau warga segera melapor ke Damkar apabila menemukan sarang tawon yang berpotensi membahayakan. Jangan melakukan penanganan sendiri karena cukup berisiko," katanya.
Proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali tanpa adanya korban jiwa maupun korban luka.
Setelah sarang berhasil diamankan, aktivitas belajar mengajar di TK Islam Tunas Harapan kembali berlangsung dengan aman dan nyaman. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan