Tender Pembangunan RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, PT PP Urban Jadi Pemenang
Heri Prihartono June 02, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM – Proses tender pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci rampung. 

Berdasarkan Laporan Hasil Tender yang diterbitkan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Kesehatan pada 1 Juni 2026, paket pekerjaan Konstruksi Fisik Pembangunan/Renovasi RSUD Kabupaten Kerinci dengan nilai pagu Rp138,947 miliar telah menyelesaikan seluruh tahapan evaluasi dan menetapkan pemenang tender.

Dari hasil evaluasi kualifikasi, administrasi, teknis, dan harga yang dilakukan Kelompok Kerja Pemilihan, PT PP Urban (Urban-Penta KSO) ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai penawaran sekaligus harga terkoreksi sebesar Rp137,509 miliar.

Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) ditetapkan sebagai calon pemenang cadangan pertama dengan nilai penawaran Rp138,391 miliar. Adapun PT Nindya Karya (Persero) menjadi calon pemenang cadangan kedua dengan nilai penawaran Rp138,669 miliar.
Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan rasa syukur atas tuntasnya proses tender pembangunan RSUD yang selama ini dinantikan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami menyambut dengan penuh rasa syukur atas ditetapkannya pemenang tender pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci. Ini merupakan langkah besar dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Monadi.

Menurutnya, pembangunan RSUD Kerinci bukan sekadar pembangunan fisik gedung, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan modern.

"Kami berharap seluruh tahapan berikutnya berjalan lancar hingga proses pembangunan selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mendukung dan mengawal proyek strategis ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Monadi juga mengapresiasi Kementerian Kesehatan, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta seluruh pihak yang telah bekerja secara profesional sehingga proses tender berlangsung secara transparan dan akuntabel.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga proses ini berjalan dengan baik, terbuka, dan sesuai aturan. Semoga pembangunan RSUD Kerinci menjadi kebanggaan masyarakat serta mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kerinci,” ungkapnya.

Dalam laporan hasil tender tersebut disebutkan bahwa sebelum penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ), Pejabat Penandatangan Kontrak akan melakukan reviu terhadap hasil tender untuk memastikan seluruh proses pemilihan telah dilaksanakan sesuai prosedur dan pemenang memiliki kemampuan melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak.

Proyek pembangunan dan renovasi RSUD Kabupaten Kerinci merupakan salah satu program strategis sektor kesehatan yang didukung pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

Dengan nilai investasi hampir Rp139 miliar, kehadiran rumah sakit yang lebih modern diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis berkualitas, serta memperkuat sistem kesehatan di Kabupaten Kerinci.

Penetapan hasil tender tersebut dituangkan dalam laporan yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Kesehatan, Zulvia Dwi Kurnaini, pada 1 Juni 2026.
Dengan ditetapkannya pemenang tender, masyarakat Kerinci kini menaruh harapan besar agar pembangunan RSUD dapat segera dimulai dan selesai sesuai target sehingga menghadirkan layanan kesehatan yang semakin prima bagi masyarakat.

Baca juga: Asia MX Bupati Kerinci Cup 2026 Tuai Sorotan, Pembalap Kecewa Hadiah Tidak Sesuai

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.