Dituduh Hilangkan Kabel Cas Majikan, ART Asal Garut Tewas Dianiaya Tiga Rekan Kerja di Bogor
ahmadshalsamalkhaponda June 02, 2026 01:42 PM

– Kasus pembunuhan keji menimpa seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial RR (26) asal Garut, yang tewas setelah dianiaya secara sadis oleh tiga orang rekan kerjanya sesama ART di sebuah rumah di kawasan perumahan Kota Wisata, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Korban RR dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (30/5/2026) malam, setelah sempat bertahan dalam kondisi fisik yang terus melemah akibat tindakan penganiayaan berat yang dilakukan oleh tiga pelaku berinisial J, F, dan D.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengungkapkan bahwa petaka ini bermula pada 26 Mei 2026 ketika sang majikan mencari kabel charger jam tangan yang hilang, dan meminta keempat ART di rumah tersebut bertanggung jawab mencari barang tersebut.

Saat majikan sedang pergi ke luar kota, pencarian tidak membuahkan hasil hingga membuat tiga pelaku kesal lalu menuduh serta menyudutkan korban RR sebagai pihak yang harus bertanggung jawab.

"Tiga temannya kesal kepada korban karena barang itu tidak ketemu," tambah Kompol Edison saat memberikan keterangan terkait pengakuan para pelaku.

Lantaran emosi yang memuncak, pelaku J memaksa korban untuk menanggalkan pakaiannya dan mengurungnya di dalam kamar mandi, sebelum akhirnya ketiga pelaku secara bergantian menyiram tubuh korban dari kepala hingga kaki menggunakan air mendidih dari sebuah ember merah.

Tak hanya disiram air panas hingga seluruh kulitnya melepuh, wajah dan mulut korban juga dipukul menggunakan botol semprot racun serangga saat menjerit kesakitan, serta dihantam menggunakan gagang sapu oleh pelaku lainnya.

Setelah puas melampiaskan kekesalan, korban yang sudah dalam kondisi tidak berdaya dipindahkan ke kamar pembantu hingga kondisinya kian kritis dan dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (30/5/2026) sekira pukul 19.00 WIB.

Aksi keji ini awalnya sempat coba dimanipulasi oleh para pelaku dengan membuat skenario palsu bahwa korban menderita luka lepuh akibat tidak sengaja terjatuh lalu tersiram air panas.

"Begitu kita dalami interogasinya terus, akhirnya mengaku bahwa korban ini dilakukan perundungan oleh tiga orang sesama ART lainnya di kamar atas," pungkas Kompol Edison.

Saat ini, ketiga pelaku beserta barang bukti berupa ember merah dan botol semprotan telah diamankan di Mapolsek Cileungsi untuk proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih menunggu hasil otopsi resmi guna memastikan penyebab utama kematian korban.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.