TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Ansri Purwadi (25 tahun) tewas dengan luka tusuk di bagian perut dalam insiden duel maut di Desa Penyandingan, Ogan Ilir, Minggu (31/5/2026) malam.
Kerabat korban tak menyangka dengan adanya peristiwa tersebut.
Salah seorang kerabat bernama Nurhayati mengungkapkan, korban dikenal sebagai sosok yang baik dan tak pernah bermasalah dengan siapa pun.
"Kami, khususnya keluarga almarhum, merasakan duka mendalam atas musibah ini. Korban itu orang baik dan tidak pernah bermusuhan," kata Nurhayati kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Selasa (2/6/2026).
Keseharian korban dikenal sebagai pedagang ikan keliling.
Menggunakan sepeda motor, korban biasa menjajakan ikan ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Indralaya.
"Saya termasuk langganan beli ikan yang dijual almarhum. Orangnya ramah, melayani tidak pernah pasang muka suram," tutur Nurhayati.
Baca juga: Breaking News : Gegara Utang Rp100 Ribu, 2 Pria Duel Maut di Ogan Ilir, 1 Tewas 1 Dirawat di RS
Ia berharap perkara ini ditangani secara profesional oleh aparat kepolisian.
Sehingga menghadirkan keadilan di tengah-tengah masyarakat, khususnya keluarga yang ditinggalkan.
"Harapannya yang salah ya dihukum, diproses sesuai hukum setimpal," ucap Nurhayati.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Mukhlis menerangkan, kronologi duel berawal saat korban terlibat cekcok dengan tersangka bernama Wawi (50 tahun).
"Korban disebut punya utang Rp100 ribu kepada tersangka. Namun, korban menyebut bahwa utangnya tak sebesar itu, sehingga terjadilah keributan sampai berduel," terang Mukhlis.
Akibat duel menggunakan senjata tajam, baik korban maupun tersangka sama-sama mengalami luka tusuk.
"Untuk tersangka masih dirawat, menjalani operasi di RSUP Mohammad Hoesin Palembang. Sementara korban tadi malam meninggal saat diberi pertolongan di Rumah Sakit Ar Royyan Indralaya," jelas Mukhlis.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com