TRIBUNWOW.COM - Persib Bandung cukup gercep dalam hal transfer pemain meski masih disanksi FIFA.
Dilansir TribunWow.com, Persib Bandung terkena ban transfer oleh FIFA.
Sanski itu berlaku per-29 Mei 2026 silam.
Persib Bandung kena ban transfer akibat permasalahan kontrak mantan pemain asingnya, Daisuke Sato.
Meski terkena ban transfer oleh FIFA, Persib Bandung bergerak cepat.
Bahkan, ada satu pemain asing yang kabarnya sudah deal (capai kesepakatan) dan dipastikan merapat ke Persib Bandung pada musim 2026/2027.
Persib Bandung disebut-sebut segera mengenalkan pemain tersebut secara ofisial (resmi).
Baca juga: Update Transfer Out Persib: Sosok Rp9,56 M Berpotensi Besar Out ke Liga Tetangga, Bobotoh Cek
Sosok pemain perdana yang bakal diumumkan Persib Bandung mengarah ke winger asal Brasil, Patrick Robson.
Setidaknya, ada 2 kode A1 yang terungkap mengenai kans Patrick Robson segera diumumkan Persib Bandung.
Kode A1 pertama dibongkar oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @ngapakfootball, Senin (1/6/2026).
"Persib bandung wangsitnya sukses mengamankan tanda tangan penyerang berusia 28 tahun asal Brazil, Patrick Robson son
Patrick Robson sebelumnya bermain untuk klub Kamboja, Svay Rieng FC dengan mencetak 17 gol dan 11 assist dari 26 pertandingan musim ini son
Selamat Patrick, semoga sukses di Persib Bandung," tulis @ngapakfootball.
Menguatkan kabar itu, akun seputar sepak bola Indonesia lainnya, @gosball unggah informasi Patrick Robson sebagai rekrutan Persib Bandung pertama melalui InstaStorynya.
"Winger asal Brasil Patrick Robson (29 th) akan bergabung dengan Persib Bandung. Musim ini ia memperkuat klub Kamboja Svay Rieng dengan mencetak 17 gol dan 8 assist dari 26 pertandingan. Patrick diperkirakan tiba pada Juli setelah menjalani masa istirahat di Brasil," tulis @gosball.
Selain itu, ada juga beberapa kode sebelumnya mengenai kans Patrick Robson ke Persib Bandung yang muncul ke permukaan.
Baca juga: Bobotoh Serbu Winger Rp17,38 M Label Piala Dunia 2022: Balas Rumor ke Persib Bandung & Beri Godaan
Kali ini, gebrakan Persib Bandung terendus melalui aksi yang dilakukan wags (istri-red) dari pemain bidikan utama Pangeran Biru musim depan.
Ya, sosok wags yang dimaksud yakni istri dari pemain yang santer deal ke Persib Bandung musim depan, Patrick Robson yakni Carolina Ribeiro.
Di mana, belum lama ini, Carolina Ribeiro terlihat beri kode mencengangkan terkait kans suaminya angkat kaki dari Svay Rieng ke Persib Bandung.
Dalam akun TikToknya, Carolina Ribeiro membalas komentar dari satu di antara Bobotoh mengenai kans Patrick Robson ke Persib Bandung setelah juara Liga 1 musim ini.
"Persib pun juara, Patrick musim depan otw Persib ya,tulis akun TikTok Bobotoh, Opik.
Sontak, Carolina Ribeiro pun langsung beri emoji hati berwarna biru yang isyaratkan sang suami benar adanya angkat kaki ke Persib Bandung.
"Emoji hati biru," balas Carolina Ribeiro.
Adanya kabar itu semakin menguatkan kabar Patrick Robson ke Persib Bandung musim depan.
Persib Bandung Disanksi FIFA
Di luar dugaan, Persib Bandung tiba-tiba masuk ke dalam FIFA Resitrasi Banned.
Seperti diketahui, FIFA Registration Banned merupakan sumber informasi terkait semua klub di dunia yang saat ini tengah menjalani sanksi larangan pendaftaran pemain dari FIFA.
Daftar itu berisi klub yang sementara waktu tidak bisa mendaftarkan pemainnya karena berbagai pelanggaran.
Beberapa di antaranya yakni sengketa keuangan atau pelanggaran regulasi.
Merujuk data terkini, Persib Bandung jadi tim ke delapan yang masuk FIFA Registration Banned seusai sebelumnya yakni Persiwa Wamena, PSBS Biak, PSCS Cilacap, Kalteng Putra, PSM Makassar, Semen Padang dan PSIS Semarang.
Dua Kans Sebab dan Sanksi Berat Menanti
Masuknya Persib Bandung tentu mengejutkan banyak pihak.
Mengingat, Persib Bandung dikenal sebagai tim dengan kekuatan finansial besar dan sehat di Liga Indonesia.
Lantas, apa kans sebab Persib Bandung masuk ke dalam FIFA Registrasi Banned?
Merujuk unggahan akun Instagram @futboll.indonesiaa, ada empat sebab yang bisa saja mengenai Persib Bandung dan buat mereka masuk FIFA Registration Ban.
"BREAKING: Status hukuman Persib tercatat “Until Lifted” jelang perjuangan mereka di babak playoff ACL Two.
Dalam Situs FIFA Banned List : Persib Bandung masuk ke dalam daftar FIFA Registration Ban jelang tampil di babak plaoff ACL Two.
Yang jadi sorotan, status hukuman Persib tercatat “Until Lifted”, berbeda dengan beberapa klub lain yang memiliki batas periode tertentu.
FIFA sendiri menjelaskan bahwa hukuman registration ban biasanya terjadi karena beberapa faktor seperti:
Untuk saat ini, belum ada penjelasan resmi detail terkait kasus yang membuat Persib masuk daftar tersebut. Menurut kalian, apakah situasi ini bisa memengaruhi persiapan Persib menuju ACL Two?" tulis @futboll.indonesiaa
Usut punya usut, rupanya, FIFA Banned yang dikenakan ke Persib Bandung berkaitan dengan pelaporan yang dilakukan oleh mantan pemain Maung Bandung, Daisuke Sato.
Di mana, dalam klarifikasinya, Daisuke Sato menyatakan jika problematikanya bersama Persib Bandung tak kunjung rampung selama 3 tahun lamanya.
Pihak Daisuke Sato sempat meminta pihak Persib Bandung untuk menyelesaikan masalah.
Baca juga: Persib Bandung Mau Allano Brendon? Out dari Persija Jakarta, Kode Mencengangkan Ini Sinyal Membelot
Sebelum akhirnya pelaporan FIFA harus dilakukan Daisuke Sato karena pihak Persib Bandung justru menantangnya untuk melaporkan permasalahan itu.
"PERNYATAAN PUBLIK
Saya ingin memberikan klarifikasi mengenai diskusi terbaru terkait larangan registrasi FIFA yang dijatuhkan kepada PERSIB Bandung.
Masalah ini bukanlah hasil dari keluhan baru atau tindakan terbaru dari pihak saya. Hal ini berkaitan dengan sengketa kontrak yang dimulai antara PERSIB Bandung dan saya sendiri, Daisuke Sato Quammie, setelah saya mengikuti pemutusan kontrak saya pada tahun 2023.
Sejak awal, saya berusaha menangani situasi ini secara profesional dan melalui jalur yang tepat. Sayangnya, karena cara penyelesaian kontrak saya dilakukan saat itu, serta keadaan yang menyertainya, saya tidak memiliki pilihan selain menempuh jalur hukum untuk melindungi hak-hak saya berdasarkan proses yang berlaku.
Kasus ini kemudian diperiksa oleh badan sepak bola yang berwenang dan lembaga hukum terkait. PERSIB Bandung memilih untuk menantang keputusan tersebut melalui proses yang tersedia. Setelah seluruh tahapan selesai, keputusan tersebut dikonfirmasi oleh lembaga yang berwenang.
PERSIB meminta agar keputusan tersebut tidak dipublikasikan dengan mencantumkan nama para pemain dan klub, dengan alasan kekhawatiran terkait kehormatan serta reputasi. Kami sepakat dengan permintaan itu karena kami meyakini masalah ini harus ditangani secara transparan.
Larangan registrasi FIFA yang saat ini berlaku merupakan hasil dari proses yang saya laporkan kepada klub saat itu. Hal ini adalah konsekuensi dari kegagalan mereka mematuhi keputusan yang mengharuskan tindakan perbaikan dilakukan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
Saya ingin menegaskan bahwa saya tidak pernah memiliki masalah apa pun dengan para pendukung PERSIB, maupun dengan klub sebagai sebuah institusi. Saya selalu menghormati PERSIB, sejarahnya, rekan-rekan setim saya, serta sepak bola Indonesia.
Proses ini tidak pernah bersifat pribadi dan dijalankan berdasarkan hukum serta dukungan yang saya miliki sebagai seorang profesional yang ingin memastikan bahwa hak-haknya sebagai pemain sepak bola dihormati.
Saya berharap publik memahami bahwa para pendukung layak mengetahui kronologi lengkap sebelum membuat penilaian atau mengarahkan kritik kepada saya.
Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung saya selama tiga tahun terakhir, khususnya tim hukum saya, Pedro Macielinho dan UPM – Sociedade de Advogados, yang telah menjadi bagian penting dari proses ini dan terus bekerja demi kepentingan terbaik saya serta memperjuangkan hak-hak saya.
Terima kasih kepada PERSIB Bandung, Bobotoh, dan sepak bola Indonesia.
DAISUKE QUAMMIE SATO," tulis Daisuke Sato.
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa/Adi Manggala Saputro)