TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Polewali Mandar (Polman) gelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Polman, Selasa (2/6/2026).
Massa aksi nampak menutup total akses Jl Andi Depu, di Kelurahan Lantora, depan gedung DPRD Polman.
Mereka nampak membentangkan sejumlah spanduk tuntutan, serta membakar ban bekas.
Baca juga: Polisi Amankan Wanita Lansia Parangi Warga di Tapalang Barat Mamuju, Pelaku Diduga ODGJ
Baca juga: Dikritik DPRD Soal Penghargaan Penurunan Pengangguran, Gubernur SDK Tantang Tunjukkan Data Tandingan
Peserta aksi juga nampak membentuk lingkaran di tengah jalan, memberi ruang untuk penyampaian orasi.
Mahasiswa nampak bergantian menyampaikan orasi dan tuntutan dan keresahan.
Seperti menyoroti maraknya warga ditandu menuju fasilitas kesehatan karena akses jalan rusak.
Kordinator lapangan aksi, Muh Sannur menyampaikan tuntutan dalam aksi ini yakni menyoroti kinerja Pemkab Polman.
“Kehadiran kita hari ini ialah salah satu bentuk perjuangan atas sejumlah permasalahan,” kata Muh Sannur.
Dia menyampaikan ada empat poin tuntutan yang hendak disampaikan kepada perwakilan rakyat.
Seperti menagih realisasi visi dan misi Bupati Polman, Samsul Mahmud, utamanya pembangunan infrastruktur.
Muh Sannur menyebut Pemkab Polman harus transparan menyampaikan realisasi visi misi yang telah dilaksanakan.
“Utamanya memberikan perhatian khusus terhadap daerah terpencil yang fasilitas kesehatannya belum memadai,” ungkapnya.
Hingga saat ini massa aksi berkumpul di depan gedung DPRD Polman menunggu kehadiran wakil rakyat.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.Com, Fahrun Ramli