Panik Tepergok Hendak Berbuat Asusila dalam Mobil, Pria di Bekasi Diamuk Massa
Noval Andriansyah June 02, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bekasi - Niat diduga sejoli di Bekasi untuk memadu kasih di dalam mobil berakhir dengan kepanikan luar biasa hingga berujung amukan massa.

Baca juga: Kasus Asusila Berakhir Damai, Pelaku Serahkan Sapi dan Uang Rp25 Juta ke Korban

Satu unit mobil Honda Brio merah bernomor polisi B 2014 TIC ringsek seusai dirusak warga di kawasan Grand Galaxy Park, Bekasi Selatan.

Hal itu terjadi setelah pengemudi Brio nekat kabur dan melakukan aksi tabrak lari demi menghindari kejaran petugas keamanan yang memergoki aksi diduga tidak senonoh mereka.

Dikutip dari TribunJakarta.com, petaka di Minggu (31/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB itu bermula saat mobil tersebut terparkir di area Ruko Sentra Bisnis 3 Grand Galaxy Park. 

Di dalam kabin yang remang-remang, sang pengemudi pria berinisial MI sedang berduaan dengan seorang perempuan yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Melihat ada mobil mencurigakan, seorang petugas keamanan setempat bernama Masdi berinisiatif menghampiri kendaraan tersebut untuk melakukan pengecekan.

Bukannya turun dan bersikap kooperatif, MI yang kaget setengah mati melihat kedatangan satpam langsung menginjak gas dalam-dalam untuk melarikan diri.

Fakta memalukan ini diungkapkan langsung oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali. Beliau membenarkan bahwa pengemudi mobil sengaja kabur karena panik rahasianya terbongkar.

"MI sama seorang perempuan itu berada di mobil hendak melakukan perbuatan tidak senonoh atau mesum, tidak lama kemudian datang security, kemudian pengendara mobil Honda Brio atau MI ini kaget dan bergegas melarikan diri," kata Iptu Rojali pada Senin (1/6/2026).

Akibat menyetir dalam kondisi panik dan membabi buta, mobil merah tersebut sempat menghantam tiang kaca di area ruko sebelum melesat keluar menuju arah Lagoon, Kalimalang.

Di tengah jalan, pelarian MI makin menjadi-jadi setelah mobilnya menyenggol sebuah sepeda motor.

Bukannya berhenti untuk bertanggung jawab, MI justru terus tancap gas. Korban yang tak terima disenggol langsung berteriak dan mengejar pelaku bersama sejumlah pengguna jalan lainnya yang ikut tersulut emosi.

Aksi kejar-kejaran yang menegangkan itu akhirnya terhenti di sekitar kawasan Lagoon, yang jaraknya tak jauh dari lokasi awal.

Massa yang sudah terlanjur geram langsung mengepung, menghentikan paksa, dan meluapkan kemarahan dengan merusak mobil Honda Brio tersebut hingga hancur.

Tak hanya kendaraan yang ringsek, MI juga menjadi bulan-bulanan warga dan mengalami luka-luka akibat pengeroyokan di lokasi kejadian.

Beruntung, nyawa MI masih bisa diselamatkan setelah dievakuasi oleh dua warga berinisial A dan G, yang kemudian membawanya ke Rumah Sakit (RS) Hermina Galaxy untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, kendaraan Honda Brio yang terlibat dalam peristiwa tersebut kini sudah diamankan ke Polsek Bekasi Selatan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk korban jiwa tidak ada. Kerugiannya berupa kerusakan kendaraan dan pengemudi mobil mengalami luka akibat diamuk massa," tutur Rojali.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi, termasuk mencari identitas pengendara sepeda motor yang menjadi korban tabrak lari tersebut.

Petugas juga telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti demi mengusut tuntas kasus ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.