- Eks Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim menyampaikan pleidoi atau nota pembelaannya dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/6).
Dalam nota pembelaannya, Nadiem mengaku mengalami banyak kepahitan selama menjabat sebagai Menteri Pendidikan.
Namun di balik berbagai pengalaman tersebut, ia mengatakan ada kebahagiaan yang selalu ia kenang.
Yakni saat bertemu dan berinteraksi langsung dengan para guru di berbagai daerah.
Nadiem menyebut, pengalaman itu menjadi salah satu alasan ia menerima amanah sebagai Menteri Pendidikan.
Di hadapan majelis hakim, Nadiem juga menegaskan kondisi finansial yang telah mapan tak membuatnya mencari keuntungan dari jabatan.
Sebaliknya, ia justru merasa memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi untuk bangsa dan negara.
"Justru karena saya sudah dianugerahi Allah dengan kemapanan finansial, rasa tanggung jawab saya terhadap negara menjadi lebih besar. Itulah mengapa saya mempertaruhkan segala-galanya, keuangan saya, reputasi saya, ketenangan saya, dan keluarga saya untuk mengabdi kepada negara," ucap Nadiem.