Iran Menangguhkan Negosiasi dengan AS, Tuntut Israel Segera Hentikan Operasi Militer di Lebanon
Ramadhan Aji Prakoso June 02, 2026 08:11 PM

- Iran menghentikan sementara semua bentuk dialog dan pertukaran teks dengan mediator dalam perundingan perdamaian bersama Amerika Serikat (AS), Senin (1/6/2026). 

Langkah ini diambil Teheran dengan alasan invasi militer Israel yang saat ini masih terus dilancarkan ke wilayah Lebanon. 

"Mengingat kejahatan berkelanjutan rezim Zionis (Israel) di Lebanon dan mengingat bahwa Lebanon adalah salah satu prasyarat untuk gencatan senjata, dan gencatan senjata ini sekarang dilanggar di semua lini, termasuk Lebanon, tim perunding Iran menangguhkan dialog dan pertukaran teks melalui mediator," lapor Tasnim, dikutip dari AFP. 

Sebagai prasyarat mutlak untuk melanjutkan kembali roda perundingan, Iran menuntut penghentian segera semua operasi militer Israel, baik di Jalur Gaza maupun Lebanon.

Selain itu, Teheran juga mendesak penarikan mundur seluruh pasukan Israel dari wilayah-wilayah yang didudukinya di negara tetangga sebelah utaranya itu. 

Di sisi lain, situasi di lapangan kian memanas. 

Militer Israel terpantau merangsek masuk lebih jauh ke Lebanon selatan, menjadi penetrasi terdalam yang pernah mereka lakukan sejak mengakhiri pendudukan di wilayah tersebut pada 2000. 

Bahkan, Israel sempat mengeluarkan peringatan kepada penduduk di pinggiran selatan Ibu Kota Beirut untuk segera mengungsi menjelang serangan udara yang akan datang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.