TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Di tengah upaya penanganan sejumlah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang belum tuntas di beberapa wilayah Riau, petugas kembali mendeteksi kemunculan titik kebakaran baru di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan personel Manggala Agni untuk bergerak ke lokasi guna melakukan penanganan awal.
"Hari ini terdeteksi satu kejadian kebakaran lahan di wilayah Rupat, Bengkalis. Saat ini kami sedang menyiapkan regu untuk diberangkatkan besok pagi guna melakukan penanganan di lokasi," kata Ferdian, Selasa (2/6/2026).
Munculnya titik api baru tersebut terjadi ketika petugas masih berjibaku memadamkan sejumlah lokasi Karhutla lain yang tersebar di Riau.
Di Desa Sokoi, Kabupaten Pelalawan, tim Manggala Agni Daops Rengat mencatat perkembangan pemadaman yang sangat signifikan dibandingkan kondisi pagi hari.
Meski demikian, petugas masih akan melanjutkan penyapuan titik-titik asap pada Rabu (3/6/2026) guna memastikan tidak ada bara yang tersisa.
"Progress penanganan di Sokoi sangat signifikan. Besok pagi tim masih melaksanakan pemadaman dan mopping up untuk menyapu seluruh potensi asap yang masih ada. Target kami pada Kamis seluruh area sudah benar-benar clear," ujarnya.
Sementara itu, operasi pemadaman di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, masih menghadapi tantangan berat.
Kepulan asap tebal masih terlihat dan petugas terus berupaya mengejar serta memutus pergerakan api di area belukar.
"Kondisi di Rantau Bais masih cukup berat. Asap masih tebal dan personel di lapangan terus mengejar kepala api di sisi-sisi belukar agar tidak meluas," jelas Ferdian.
Di lokasi lain, tepatnya di Kandis, Kabupaten Siak, tim Manggala Agni Daops Pekanbaru masih melakukan mopping up atau pendinginan lanjutan.
Kondisi di lapangan disebut sudah jauh membaik, namun petugas tetap melakukan penuntasan untuk memastikan kebakaran benar-benar padam.
Bahkan setelah menyelesaikan tugas di Kandis, personel Manggala Agni turut membantu pemadaman kebakaran sebuah rumah warga di Jalan Lintas Kandis yang tidak berkaitan dengan kejadian Karhutla.
Ferdian menegaskan seluruh personel tetap disiagakan mengingat kondisi cuaca dan potensi kemunculan titik api baru masih perlu diwaspadai.
"Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan cepat terhadap setiap laporan kebakaran yang muncul. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh lokasi yang sudah ditangani benar-benar tuntas sekaligus merespons cepat titik-titik baru agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas," tegasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)